Jumat, 1 Mei 2026

Pak Wali Kota, Disinfektan Habis di Pelabuhan Internasional Batam Centre

Berita Terkait

batampos.co.id – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau menemukan cairan disinfektan habis di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre.

“Sejak lebih dua minggu lalu setiap penumpang yang datang dari luar negeri melalui pelabuhan-pelabuhan internasional di Batam tidak dilakukan penyemprotan disinfektan dikarenakan stok yang ada telah habis,” kata Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)
Kelas 1 Batam, Ahmad Farchanny kepada Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan
Provinsi Kepri Lagat Siadari, Rabu (1/4/2020).

Kepala Ombudsman RI Kepri, Lagat Siadari, mengatakan,  hal ini sangat disayangkan karena masih banyaknya penumpang yang masuk dari Singapura dan Malaysia mayoritasnya adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Ia menjelaskan, sejak 17 Maret hingga 30 Maret 2020 lalu, ada 30 ribu Pekerja
Migran Indonesia (PMI) yang masuk pulang ke wilayah Indonesia melaui pelabuhan-pelabuhan di Batam, Tanjungpinang, dan Karimun.

Water Canon Direktorat Sabhara Podla Kepri menyemprotkan cairan disinfektan di jalanan Kota Batam untuk meminimalisir penyebaran virus corona. Foto: Humas Polda Kepri untuk batampos.co.id

“Dalam keterangan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Tjetjep Yudiana,
menyebutkan bahwa pihaknya telah mengetahui kondisi tersebut dan saat ini terkendala karena alkohol khusus membuat disinfektan yang ramah atau aman untuk disemprotkan pada tubuh manusia sangat langka dan sulit dicari,” jelasnya.

Meskipun demikian lanjutnya, dalam kegiatan Inspeksi Mendadak (Sidak) di lokasi Pelabuhan Internasional Batam Center terlihat petugas KKP tetap mengadakan pemeriksaan suhu tubuh setiap penumpang dengan menggunakan thermal scanner, pengisian kartu identitas, dan data lainnya pada kartu kesehatan atau health card yang
wajib dilaksanakan sebagai prosedur pemeriksaan terhadap setiap PMI atau penumpang dari luar negeri.

Lagat berharap, KKP Kelas 1 Batam segera melakukan langkah koordinatif dengan Kementerian Kesehatan agar untuk cepat diperhatikan pelaksanaan penyemprotan disinfektan kembali bagi penumpang dari luar negeri.(nto)

Update