batampos.co.id – Sementara pariwisata di Bintan juga tak lepas dari dampak Covid-19. Data yang diperoleh Batam Pos, ada 11 hotel dan tujuh usaha lain yang bergerak di sektor pariwisata di Kawasan Wisata Lagoi, Bintan, tutup untuk sementara waktu.

Antara lain:

  1. Anmon Resort.
    2. Natra Resort by Tribute Portfolio
    3. Treasure Bay-Chill Cove Atraction
    4. Bintan Lagoon Resort
    5. Club Med
    6. Doulos Phos
    7. The Ship Hotel
    8. Nirwana Resort Hotel
    9. Nirwana Beach Club
    10. Banyu Biru
    11. Grand Lagoi Hotel by Nirwana Gardens
    12. The Shancaya
    13. Safari Lagoi
    14. Eco Farm
    15. Marine Life Discovery Park
    16. Marine Cafe dan Mama B @Plaza Lagoi
    17. Helo-helo Cafe

Serta restoran lainnya di Lagoi Bay di antaranya: 

  1. Idola Cafe
    2. Cek Bakar
    3. Lamak Basamo
    4. Shuttle Bus Resort Plaza Lagoi.

Hotel yang masih buka normal yakni:

  1. Banyan Tree Bintan
    2. Holiday Indah
    3. Pantai Indah Bintan
    4. Lagoi Bay Villa
    5. Mayang Sari Beach Resort
    6. Ria Bintan Golf Club
    7. Angsana Bintan
    8. Cassia
    9. Plaza Lagoi Info Centre
    10. Rumah Imaji
    11. Lagoi Bay Beach Watersports
    12. Warung Yeah dan Yeah Mart.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bintan, Wan Rudy Iskandar, membenarkan
kebijakan tutup sementara ini karena sebagian besar hotel sudah tidak ada tamu lagi.

“Sebaiknya cek ke BRC,” ujarnya.

Ilustrasi. Jawa Pos

Kepala Dinas Tenaga Kerja Bintan, Indra Hidayat, mengatakan belum menerima informasi tutupnya aktivitas operasional sejumlah hotel di Lagoi.

Akan tetapi, dia mengakui ada beberapa perusahaan yang merumahkan karyawannya.

“Sudah ada yang konsultasi, tapi baru sebagian yang mengirimkan surat dan data
karyawannya,” kata dia.

Adapun delapan perusahaan yang sudah melayangkan surat akan merumahkan ka-
ryawannya, yakni PT Bintan Onbase Resort.

Kemudian PT Starjet Group terdiri dari:

  1. PT Starjet Operations Bintan
    2. PT Starjet Mandiri Bintan
    3. PT Starjet Food Bintan
    4. PT Starjet Mandiri Bintan
    5. PT Starjet Travel Bintan
    6. PT Starjet Wellness Bintan
    7. PT Arty Bintan Hotel
    8. PT Bintan SPA Villa
    9. PT Bakri Karya Sarana
    10. PT Pulau Cempedak
    11. PT Alam Indah Bintan (Nirwana Gardens)
    12. PT Bali Holiday (Club Med).

Group General Manager (GGM) PT Bintan Resort Cakrawala (BRC), Abdul Wahab, membenarkan sejumlah hotel dan usaha lain yang bergerak di sektor pariwisata
tutup sementara.

Berhentinya operasional sementara disebabkan penurunan drastis tingkat hunian hotel. Kendati sejumlah hotel di Lagoi tutup sementara.

Namun Abdul Wahab memastikan tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Karyawan dirumahkan saja,” kata Abdul Wahab.

Karyawan hotel, kata dia, beberapa masih datang dan bekerja di hotel seperti biasa.
Namun, tidak semua pekerja masuk bekerja melainkan 50 persen saja.

Untuk hotel yang masih beroperasi, dia mengatakan, okupansi lebih kurang dari 1 persen dan tamu yang datang untuk menginap merupakan turis lokal.

“Tamu seputaran Indonesia saja,” kata dia.

Dengan menurunnya tingkat hunian, bagaimana pengoperasian feri Lagoi-Singapura dan sebaliknya, ia menjawab feri Lagoi-Singapura dan sebaliknya masih beroperasi.

“Masih tetap seminggu sekali, tiap hari Rabu,” kata dia.

Saat ini, pihaknya terus melakukan standar operasional prosedur (SOP) dalam pencegahan virus corona dengan memeriksa suhu tubuh pengunjung baik yang masuk lewat darat maupun lewat laut di Pelabuhan Bandar Bentan Telani (BBT).

GM Banyan Tree Hotel and Resort yang membawahi Cassia Bintan dan Angsana Bintan, Alpha Eldiansyah, mengatakan, Cassia Bintan dan Angsana Bintan masih tetap beroperasi.

“Kita masih buka, semua booking channels masih kita buka,” katanya.

“Hari ini kita ada (terima tamu) 5 kamar di Cassia. Tamu Indonesia,” tambahnya.

Diakuinya, paket promo yang ditawarkan setiap hotel dan resort sebenarnya menarik. Akan tetapi situasi dan kondisi saat ini memang berat.

Terlebih, kata dia, jalur masuk tamu sudah hampir tertutup.

“Wisman saat ini tidak mungkin menginap di Bintan atau wilayah Indonesia lainnya. Wisatawan lokal pun jarang karena sebagian besar mengisolasi diri,” kata dia.

“Jadi memang musti sabar tunggu kondisi membaik,” paparnya.

Sementara, pengurus PHRI Bintan, Trizno Tarmoezi, juga membenarkan sejumlah
hotel dan usaha yang bergerak di sektor pariwisata di Kawasan Wisata Lagoi tutup sementara.

“Betul, karena tidak ada tamu,” kata dia.

Diakuinya juga, sejumlah hotel di Lagoi telah merumahkan karyawannya. Akan tetapi, jumlah karyawan yang dirumahkan masih terus didata.(met/per)