batampos.co.id – Mapolres Lingga melalui Satuan Reserse Narkotika dan Obat Obatan
Terlarang (Satres Narkoba) mengamankan lima orang tersangka pemakai sekaligus pengedar barang haram jenis sabu.

Dari lima tersangka yang diamankan, dua di antaranya adalah oknum polisi aktif bertugas di wilayah hukum Mapolres Lingga.

“Keseluruhan kasus dengan lima tersangka kami amankan dalam waktu satu minggu,” kata Kasat Narkoba Polres Lingga, AKP Hadi Sucipto, saat memberikan keterangan pers di kantor Satres Narkoba Polres Lingga, Dabo Singke, Jumat (3/4/2020).

Kelima tersangka yang ditangkap yakni JAW, 38. Dia diamankan dengan barang bukti sebanyak dua butir pil ekstasi warna ping berlogo S.

Sedangkan AH, 37, AA, 34, dan Sy, 34, dengan kasus yang sama dengan barang bukti
0,64 gram sabu.

Satu tersangka lainnya OT, 39, diamankan bersama barang bukti 0,84 gram sabu.
Pengungkapan kasus JAW yang merupakan oknum polisi ditangkap di Jalan Sultan Mahmud, Desa Panggak Darat, Kecamatan Daik, Lingga, pada Selasa (24/3/2020) lalu.

Saat ini JAW dititipkan di Lapas Kelas III Dabo Singkep. Pada saat penangkapan JAW
sempat kabur ke salah satu rumah rekannya.

Pelaku sempat membuang BB narkoba jenis ekstasi ke tanah. Namun, anggota dari Sat Resnarkoba Polres Lingga melihat barang tersebut dibuang.

Ilustrasi narkoba jenis sabu. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Selain barang bukti pil ekstasi, dari tangan JAW, ponsel merek Xiaomi, headset warna hitam, dan uang tunai Rp 3.598.000 pecahan seratus ribu 30 lembar, 50 ribu 11 lembar, 10 ribu 3 lembar, 5 ribu 2 lembar, dan 2 ribu sebanyak 4 lembar.

Beberapa hari berikutnya, anggota Sat Narkoba mendapat informasi salah seorang tersangka yakni AH akan melakukan transaksi narkoba di depan warung kelontong di Kampung Tengah, Kelurahan Raya, Kecamatan Singkep Barat, Senin (30/3/2020) lalu.

“Anggota kita langsung melakukan penangkapan dan dilakukan penggeledahan lalu  ditemukan di jok motor sebelah kanan satu bungkus plastik narkotika jenis Sabu dengan berat 0,64 gram,” kata Hadi.

Dari pengembangan yang dilakukan pelaku mengaku barang haram tersebut ia peroleh dari anggota Polri yang berinisial AA.

Setelah dilakukan pengembangan dan penangkapan, AA mengakui bahwa barang haram tersebut merupakan miliknya dan diperoleh dari SY yang merupakan mantan personel Polri.

“Pada hari yang sama ketiga tersangka kami amankan bersama BB hp merek Oppo warna putih, satu unit sepeda motor Soul GT, hp nokia, hp merek Xiaomi, hp Xiaomi
Redmi 8,” bebernya.

Sedangkan tersangka OT, juga tertangkap, hasil dari informasi yang diterima Satres Narkoba Polres Lingga.

Informasi awal menyatakan OT akan melakukan transaksi narkoba jenis sabu di sekitar
RSUD Dabo Singkep padaSenin (30/3/2020) pukul 18.00 WIB.

Dan dilakukan pengintaian sekitar pukul 20.00 WIB, datang saudara OT pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan satu paket narkotika jenis sabu dengan berat 0,84 gram.

Untuk JAW dikenakan pasal 114 ayat 1 dan 112 ayat 1 jo pasal 127 ayat 1 butir A UU
nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun.

Lalu untuk AH, AA dan SY dikenakan pasal 114 ayat 1 dan 112 ayat 1 jo pasal 132 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman maksimal 20 tahun.

OT dikenakan pasal 114 ayat 1 jo 112 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun.(wsa)