batampos.co.id – Abdul Haris Nasution, Pemilik Warjok Kopi Tiam 88 di Food Court Tiban, tewas di tempat usahanya, Kamis (2/4/2020) malam sekitar pukul 21.15 WIB.

Pria 43 tahun ini mengalami luka di bagian leher akibat tikaman pisau, DL, 35. Informasi yang didapatkan, sebelum tewas, Haris melerai perkelahian antara rekannya Muhammad Irfan, dan pengunjung warung food court di sebelahnya, DL.

Saat perkelahian itu, DL yang memegang sebilah pisau menikam Irfan di bagian dada dan perut. Tikaman Deddy itu juga mengenai leher Haris.

“Awalnya Irfan dan pelaku itu cekcok kemudian berkelahi. Irfan langsung ditikam, dan Harris datang melerai terkena pisau yang dibawa pelaku (DL),” kata Andre, salah
seorang saksi mata.

Andre menjelaskan sebelum terlibat perkelahian, Irfan sempat men datangi pelaku yang berada di belakang Warjok Kopi Tiam.

Kedatangan Irfan untuk menegur DL yang membuat keributan sambil menenggak
minuman alkohol.

“Pelakunya nongkrong sesama temannya sambil mabuk. Dia tak terima ditegur, kemudian pulang dan pelaku mendatangi Irfan ke warung lagi,” kata Andre.

Kapolsek Sekupan, AKP Yudi Arvian, mengatakan, penikaman dilatar belakangi sakit hati
pelaku terhadap korban yang sudah menegurnya di tengah orang ramai.

Kemudian DL menuju kosannya di Tiban Mc Dermott untuk mengambil pisau dan
kembali menuju Food Court Tiban McDermott untuk mencari Irfan.

Ilustrasi

“Pelaku menikam korban (Irfan) sebanyak tiga kali,” kata Yudi.

Yudi menambahkan usai kejadian Jajaran Polsek Sekupang dan Satreskrim Polresta  Barelang melakukan pengejaran terhadap pelaku.

DL berhasil diamankan di lokasi persembunyiannya di dalam semak tepatnya di belakang
Dealer Capella Honda Tiban Center.

”Pelaku sudah diamankan langsung. Dia bersembunyi saat dikejar warga,” tegas Yudi.

Yudi menambahkan pelaku merupakan pendatang baru di Tiban dan menyewa kos di  Tiban Mc Dermot.

Sebelumnya, pelaku bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK).

“Pelaku pengangguran, dan baru dua hari kos di sana,” ungkap Yudi.

Akibat tikaman tersebut, Haris tewas di lokasi kejadian, sementara Irfan kini dirawat
intensif di RSBP Sekupang.

Pisau Dibuang ke Semak DL, pelaku penikaman dan pembunuhan di Warjok Kopi Tiam di Food Court Tiban McDermott diamankan 30 menit setelah kejadian.

Pria 35 tahun ini sempat membuang barang bukti di semak belakang Dealer Capella Honda Tiban McDermott.

“Setelah kejadian pelaku bersembunyi di dalam semak. Dan pisaunya kita temukan di
sana,” ujar Kapolsek Sekupang, AKP Yudi Arvian, di Mapolsek Sekupang, Jumat (3/4/2020) sore.

Yudi menjelaskan, setelah kejadian warga yang melihat penikaman tersebut mengejar pelaku. Hanya saja, warga tak berani mengamankan karena pelaku mengenggam senjata tajam.

“Dari laporan warga, kita dari Polsek Sekupang bersama Satreskrim Polresta Barelang  menyisir kosan dan mengamankan pelaku di tempat persembunyiannya,” kata
Yudi.

Sementara itu, dari pengakuan DL, aksi nekatnya tersebut muncul karena dipengaruhi minuman alkohol.

Ia mengaku tersinggung dengan teguran Irfan saat nongkrong bersama rekannya
di salah satu warung food court.

“Pisaunya saya ambil dalam kos. Ada dalam kamar. Selama ini disimpan (pisau) untuk
jaga-jaga,” kata Deddy.

Deddy mengaku baru saja menetap di Tiban McDermott. Sebelumnya, ia bekerja seba-
gai Anak Buah Kapal (ABK).

“Baru nganggur. Karena suntuk di rumah, diajak teman-teman nongkrong,” ungkapnya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 351 ayat 3 junto pasal 338 KUHP tentang penganiayaan dan pembunuhan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.(opi)