batampos.co.id – Seorang pasien positif terjangkit virus korona atau Covid-19, Novita Burhan, yang dinyatakan sembuh oleh dokter Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo, berbagi cerita tentang usahanya melawan penyakit tersebut. Perempuan asal Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan, itu mengungkapkan, dia masuk klaster umrah yang terakhir kemudian dites dan dinyatakan positif Covid-19.

Novita mengaku, awalnya sangat sulit menerima kenyataan. Tetapi dia harus kembali bersemangat untuk mengalahkan virus itu. Dia kemudian dirawat selama 14 hari di ruang isolasi Infeksi center RSUP Wahidin Sudirohusodo bersama beberapa pasien positif lain. Dengan semangat untuk sembuh akhirnya terkabulkan.

”Caranya bagaimana? Salat, minta doa kepada Yang Maha Kuasa, minum obat secara teratur, apa yang ditentukan dokter, taat menggunakan masker. Mereka (paramedis) merawat kita, saya akhirnya negatif, dua kali tes swab dan akhirnya dipulangkan,” ucap Novita seperti dilansir dari Antara pada Minggu (5/4).

Novita berpesan kepada rekannya dari Sidrap yang bersamaan melaksanakan umrah maupun pasien termasuk kategori orang dalam pemantauan (OPD) serta pasien dalam pengawasan (PDP) dan dinyatakan positif, untuk sabar dan ikhlas menerima ketentuan Tuhan.

”Saya juga mengucapkan terima kasih banyak kepada perawat dan seluruh jajaran ruang infeksi center wahidin yang telah memperlakukan kami dengan sangat baik, komunikatif yang baik. Terima kasih atas support-nya,” kata Novita.

”Alhamdulilah, atas pertolongan Kalian, saya bisa pulang berkumpul kembali bersama keluarga. Terima kasih kepada keluarga dan teman-teman yang selalu mendoakan saya,” tutur Novita.

Sementara itu, untuk perkembangan data terbaru 4 April 2020 pukul 18.44 Wita, melalui situs covid19.sulselprov.go.id tercatat di Sulsel, pasien yang dinyatakan sembuh positif Covid-19 sebanyak sembilan orang, dan bagi PDP telah sehat sebanyak 14 orang. Jumlah ODP sebanyak 2.072 orang, 1.906 orang proses pemantauan dan sudah dipantau 166 orang. Sedangkan PDP sebanyak 235 orang, yang dirawat 206 orang, sehat 14 orang, dan meninggal dunia 15 orang. Pasien positif 80 orang, 65 orang masih dirawat intensif, sembilan orang sembuh dan enam orang dinyatakan meninggal dunia. (antara)