batampos.co.id – Lalu lintas penumpang di Bandara Internasional Hang Nadim kembali anjlok. Sebelumnya, titik penumpang terendah berada di angka dua ribuan.
Namun, pekan lalu, Hang Nadim mencatat penumpang terendah berada di angka seribuan
orang.
Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso, membenarkan adanya penurunan jumlah penumpang tersebut.
”Titik terendahnya berada di angka 1.608 orang,” katanya, Senin (6/4/2020).
Ia merinci, data dari 30 Maret, penumpang yang datang sebanyak 3.615 orang, berangkat 4.918 orang.
31 Maret 2020, penumpang yang datang 3.009 orang, berangkat 4.501 orang. 1 April penumpang yang datang 2.974 orang, berangkat 4.742 orang.
2 April penumpang yang datang 1.940 orang, berangkat 2.966 orang. 3 April, penumpang yang datang sebanyak 2.838 orang, dan berangkat 3.535 orang, 4 April penumpang yang datang sebanyak 1.608 orang dan berangkat 2.206 orang.

5 April penumpang yang datang sebanyak 2.478 orang dan berangkat 3.515 orang.
”Datang yang sedikit, berangkat masih banyak,” ucapnya.
Ia mengatakan, penurunan jumlah penumpang ini disebabkan imbauan dari pemerintah untuk tetap berada di rumah. Ia tidak menutup kemungkinan akan terjadi lagi penurunan jumlah penumpang.
”Tapi kemungkinan stagnan di angka 1.200 orang,” ujarnya.
Terkait masih banyaknya orang yang keluar Batam, Suwarso, mengatakan, kemungkinan orang-orang tersebut menuju ke kampung halaman masing-masing.
”Kan libur diperpanjang, jadi mungkin mereka kembali ke kampung halamannya,” tuturnya.
Saat ditanya mengenai pembelian tiket untuk mudik, Suwarso menuturkan, animo masyarakat berkurang drastis.
”Yang ada makin banyak pembatalan,” ucapnya.
Penurunan jumlah penumpang ini dibenarkan juga oleh Distrik Manager Lion Air Area Batam, M Zaini Bire. Bahkan, ia menyebut penurunan jumlah penumpang cukup signifikan.
”Turun drastis,” ucapnya.
Ia mencontohkan, penerbangan menuju ke Padang, Pekanbaru dan Jakarta mengalami penurunan frekuensi.
Saat ini, rata-rata ke daerah tersebut, Lion Air hanya melayani satu penerbangan dalam sehari.
”Untuk Jakarta hari ini (kemarin) enggak ada sama sekali (penerbangan). Enggak ada yang berangkat, cancel semua,” ucapnya.(ska)
