Rabu, 15 April 2026

Belum Ada yang Ajukan Gelar Salat Tarawih di Masjid

Berita Terkait

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan untuk tidak menggelar ibadah salat tarawih, salat Idulfitri, dan tradisi lainnya selama masa pandemi Covid-19.

Kepala Seksi Bimas Islam, Kemenag Batam, Dirham, mengatakan, karena kondisi saat ini, dianjurkan untuk beribadah di rumah dan menghindari keramaian.

Menurutnya, keselamatan jauh lebih penting saat ini.

”Kalau harapan umat Islam pasti ingin sekali bisa melaksanakan ibadah rutin selama  bulan Ramadan seperti tahun sebelumnya. Namun, kami melihat ada hal yang lebih penting dari itu yakni keselamatan dan kesehatan umat,” kata dia, Selasa (7/4/2020).

Kemenag menurutnya tidak bisa mengambil kebijakan terkait larangan atau diperbolehkan. Sebab, semua tergantung pada pengambil kebijakan atau kepala daerah.

Meskipun ada beberapa pandangan yang menurutnya masih bisa menjadi pertimbangan terkait ibadah selama bulan Ramadan.

Menurut Dirham, seperti pelaksanaan salat tetap bisa dengan memperhatikan aturan  yang ada seperti social distancing.

Ilustrasi. Melihat Hilal. 

Selain itu, untuk masjid yang tidak ramai jemaahnya seperti di hinterland (pesisir, red) mungkin bisa tetap melaksanakan karena tidak terlalu ramai.

”Bisa saja diperbolehkan, namun kembali lagi karena ini menyangkut keselamatan harus diambil kebijakan bersama dan diputuskan kepada daerah,” ujarnya.

Mengenai masjid yang mengajukan pelaksanaan ibadah selama bulan puasa, menurutnya belum ada permohonan.

Dia mengatakan, masyarakat sangat peduli dengan keselamatannya, terutama saat adanya pandemi ini.

”Kami juga tidak bisa buat kebijakan soal ini. Tidak menutup kemungkinan mereka tetap ibadah tapi menerapkan PSBB sesuai permintaan pemerintah. Namun yang paling penting adalah utamakan ibadah wajib. Kalau tarawih kan bisa di rumah,” tambahnya.

Menurutnya, ibadah puasa akan dimulai 24 April mendatang. Mengenai persiapan Ramadan lainnya, Dirham mengungkapkan pemantauan hikam pertanda masuknya bulan suci Ramadan tetap dilakukan seperti biasanya.

Organisasi masyarakat Islam bersama Kemenag akan berada di bukit Tanjungpinggir  untuk memantau bersama-sama.

”Anggotanya tak sebanyak dulu. jadi, kita juga menjaga agar tidak ada keramaian.
Mudah-mudahan kondisi ini cepat berlalu dan pulih. jadi, semua ibadah bisa berjalan
normal kembali,” harapnya.(yui)

Update