batampos.co.id – Perayaan Paskah bagi umat Nasrani tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Pendemik virus Corona atau Covid-19 yang mewabah mengharuskan umat Nasrani untuk merenungkan peristiwa penyaliban dan kebangkitan Yesus Kristus dari rumah.
Umat Katolik di Batuaji dan Sagulung misalkan, mereka mengikuti ibadah Jumat Agung melalui siaran live streaming yang diselenggarakan oleh pengurus gereja Maria Bunda Pembantu Abadi di kaveling Baru, Sagulung.

Ibadah melalui live streaming ini berlangsung sampai Minggu (12/4/2020) yang merupakan puncak dari perayaan paskah tahun ini.
Umat dan pengurus gereja tak mampu berbuat banyak. Sebab imbauan social and physical Distancing dari pemerintah untuk kepentingan bersama melawan pendemik yang menggegerkan dunia ini.
Ibadah paskah tahun ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dimana, semua umat Katolik di sana berkumpul di gereja sejak perayaan Minggu Palma hingga Minggu paskah.
“Sedih memang, ini momen yang sangat berarti bagi kami umat Katolik, tapi mau gimana lagi karena memang situasi dan kondisi yang tak memungkinkan,” ujarnya Aldo, Umat Katolik di Sagulung, Jumat (10/4/2020).
Menurutnya live streaming menjadi satu-satunya cara untuk melawan penyebaran Covid-19.
“Dari rumah kami tetap merenungkan peristiwa penting bagi umat Nasrani ini,” ujarnya.
