batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam membuka layanan pengurusan berkas kependudukan melalui aplikasi WhatsApp (WA).
Hal ini guna mempermudah masyarakat mengurus dokumen.
”Kamarin kami sudah buka secara online. Namun, sepertinya masyakarat ada yang kesulitan untuk mendaftar online, jadi kami coba buka melalu WhatsApp,” kata Kepala Disdukcapil Batam, Said Khaidar, Jumat (10/4/2020).
Ia menjelaskan, selama masa pandemi Covid-19, pelayanan di Disdukcapil dialihkan ke online dan mengurangi pertemuan tatap muka guna menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Sehingga, hadirlah pelayanan online dan WA ini. Said menyebutkan, untuk masing-masing layanan memiliki nomor berbeda.
Hal ini agar memudahkan masyarakat dalam mendaftarkan berkasnya dan petugas dalam memproses berkas.
Untuk pengurusan akta lahir, masyarakat bisa mengirimkan berkas ke nomor ponsel
081277632097, pengurusan e-KTP 081270200432, akta kematian dan pengesahan anak ke 081372918783, dan akta perkawinan dan perceraian ke 081270200432.

Masyarakat bisa mengajukan berkas melalui layanan WA tersebut dengan melampirkan
syarat sesuai layanan yang dituju.
Said berharap, kemudahan ini bisa membantu masyarakat mengajukan permohonan. Sebelumnya, layanan online juga sudah dibuka di website www.disduk-capilbisa.batam.go.id.
”Silakan masyarakat pilih yang mana untuk layanan yang sudah disediakan ini,” sebut-
nya.
Said menambahkan, untuk pengurusan perekaman e-KTP, masih ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Hal ini karena jarak antara pemohon dan petugas cukup dekat dan berisiko adanya kontak langsung.
”Kami minta bersabar. Namun kalau urgen kami usahakan untuk memberikan pelayanan. Intinya kami tetap utamakan pelayanan ke masyarakat,” ungkapnya.
Ia mencatat, ada penurunan pengajuan berkas selama bulan Maret. Hal ini merupakan dampak dari penerapan social distancing karena Covid-19.
”Lumayan juga penurunannya. Kalau biasa kami terima 150 hingga 200 berkas, sekarang karena adanya pembatasan pelayanan, permohonan cukup berkurang. Mudah-mudahan kondisi cepat normal. Jadi pelayanan lebih maksimal lagi,” tutupnya.(yui)
