batampos.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Batam masih memberlakukan pen-
gurangan operasional Bus Trans Batam.
Selain itu, Dishub juga mengurangi jumlah ritase Bus Trans Batam, sekaligus mewajibkan masker bagi penumpang ketika ingin menaiki Bus Trans Batam.
Sebelumnya, pengurangan operasional sementara Bus Trans Batam berlaku mulai dari Jumat (27/3/2020) sampai Selasa (31/3) lalu.
Kepala Dinas Perhubungan Batam, Rustam Effendi, mengatakan, semua armada Bus Trans Batam dari berbagai jurusan dikurangi 13 ritase dari 45 bus di 8 koridor yang
beroperasi saat ini.
”Pengurangan operasional dan pembatasan ritase Bus Trans Batam kita perpanjang sampai pendemi wabah Covid-19 ini berakhir,” kata Rustam, Jumat (10/4/2020).
Adapun, operasional bus yang dikurangi seperti koridor Sekupang-Batam Center dari
awalnya enam bus menjadi empat bus.
Ritasenya juga berkurang dari awalnya 12 ritase menjadi 10 ritase. Begitu juga koridor Tanjunguncang-Batam Center dari enam bus menjadi empat bus. Dari awalnya 10 ritase menjadi 8 ritase.

”Untuk koridor Sekupang-Batam Center jam operasional juga kita kurangi dari biasanya pukul 06.00 WIB sampai 21.00 WIB menjadi pukul 06.00 WIB sampai 20.00 WIB,” sebutnya.
Koridor lainnya adalah Sekupang-Jodoh, dari enam bus menjadi empat bus, ritasenya juga dikurangi dari 12 ritase menjadi 10 ritase.
Koridor Sagulung-Sekupang dari 5 bus menjadi 4 bus, ritasenya juga dikurangi dari
10 menjadi delapan. Begitu juga di koridor Jodoh-Batam Center dari lima bus menjadi
tiga bus.
Sementara koridor Tanjung-piayu-Batam Center dari awalnya enam bus menjadi lima bus. Ritasenya juga dikurangi dari sembilan menjadi delapan ritase.
Sedangkan Nongsa-Batam Center dari lima bus menjadi empat bus dan koridor Punggur-
Jodoh dari enam bus dikurangi menjadi lima Bus Trans Batam.
”Jadi yang beroperasi saat ini hanya 60 persen dari 53 bus di delapan koridor,” tambahnya.
Salain itu, Dishub saat ini juga mewajibkan seluruh masyarakat pengguna bus Trans Batam untuk menggunakan masker.
Kebijakan ini untuk menjaga dan memutus mata rantai penularan Covid-19, terutama terhadap pengguna jasa transportasi Bus Trans Batam.
Rustam menambahkan, anjuran memakai masker bagi seluruh pengguna Bus Trans
Batam juga sesuai dengan intruksi pusat.
Pemerintah pusat melalui juru bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan, seluruh masyarakat Indonesia harus memakai masker ketika terpaksa beraktivitas di luar rumah.
”Oleh sebab itulah untuk menjaga dan memutus mata rantai penularan terutama terhadap pengguna jasa transporsasi Bus Trans Batam, kita wajibkan semua pengguna bus memakai masker,” pungkas Rustam.(rng)
