Selasa, 3 Februari 2026

Penyebar Super Tularkan Beberapa Kluster Covid-19 di Singapura

Berita Terkait

batampos.co.id – Singapura saat ini memiliki lebih dari 2 ribu kasus positif Covid-19 dengan 8 kasus kematian sesuai laporan South China Morning Post, Minggu (12/4). Beberapa kluster di Singapura menyumbang angka kasus positif terbesar. Salah satu penyebab penularan karena masyarakat masih senang bersosialisasi.

Misalnya kluster asrama pekerja asing dan kluster Gereja Grace Assembly of God. Kluster gereja Grace Assembly of God menjadi salah satu kelompok penularan yang besar di Singapura.

Kluster ini beranggotakan 23 orang yang semuanya positif. Mereka tak menyangka tertular dari pasangan di Singapura yang punya riwayat perjalanan ke Wuhan, Tiongkok, saat liburan Imlek. Lalu virus itu langsung menular dari orang ke orang lainnya.

Dilansir dari AsiaOne, Minggu (12/4), berawal dari pertemuan keluarga kecil Tahun Baru Imlek di Mei Hwan Drive saat 25 Januari lalu. Salah satu dari mereka tidak memiliki gejala sama sekali, sementara yang lain merasa agak tidak sehat.

Mereka tidak sadar bahwa ketika mereka pergi ke The Life Church and Missions pada 19 Januari ternyata kontak dengan virus yang menyebabkan Covid-19 dari pasangan lain. Pasangan itu warga negara Tiongkok dari Wuhan.

Warga Singapura yang tertular tidak mengenal pasangan Tiongkok itu. Keduanya berusia 56 tahun berada di Singapura untuk mengunjungi keluarga mereka dan pergi ke gereja. Pasangan asal Wuhan itu jatuh sakit lima hari kemudian dan dipastikan memiliki Covid-19 pada 27 Januari.

Sementara itu, pasangan setempat dari Singapura, seorang pria berusia 54 tahun dan istrinya yang berusia 58 tahun beberapa hari kemudian terinfeksi. Lalu berlanjut lagi penularan berantai. Salah satu dari mereka menularkan virus kepada seorang pria berusia 28 tahun yang tinggal di Mei Hwan Drive. Penularan itu menandai dimulainya cluster Covid-19 yang besar di Singapura.

Pria muda 28 tahun itu bekerja di Grace Assembly of God Church dan berada di antara yang pertama dari tujuh orang pada pertemuan Tahun Baru Imlek yang jatuh sakit. Dia dipastikan menderita Covid-19 menjadi kasus 66.

Dia kemudian menularkan virus lagi ke orang lain di gereja. Secara keseluruhan, dari seorang pasangan Tiongkok menulari 23 orang terinfeksi di kluster Gereja Grace Assembly of God.

Untuk pasangan lokal yang tertular dari pasangan Tiongkok, sudah pulih pada saat itu. Pola ini menjadi pelajaran bagi Singapura. Bahwa orang tak bergejala dan tampaknya sehat bertemu dan bersosialisasi justru bisa menjadi penyebar super.

Contoh lain adalah terjadi saat situasi makan malam di restoran Joy Garden di Safra Jurong pada 15 Februari. Perayaan makan malam Tahun Baru Imlek yang diselenggarakan oleh seorang guru musik di sana menyebabkan 47 kasus termasuk orang yang memulai rantai infeksi.

Ada beberapa kluster Covid-19 lain yang berasal dari berbagai pertemuan. Seperti kluster Singapore Cricket Club yang melaporkan enam kasus infeksi, salah satunya telah meninggal. Dan Hero’s, bar olahraga di Boat Quay, ada sembilan orang terinfeksi.

Pakar penyakit menular senior di National University Hospital (NUH), Profesor Dale Fisher, menegaskan agar masyarakat mematuhi untuk berada di rumah saja. Tak perlu bersosialisasi atau kumpul-kumpul.

Saat ini, ada sedikit alasan bagi siapa pun untuk secara tidak sadar menyebarkan virus ke orang lain melalui sosialisasi. Maka Singapura memberlakukan semi lockdown empat minggu dan tidak ada sosialisasi bahkan dengan anggota keluarga yang tinggal di alamat berbeda.

“Saya pikir tidak bertanggung jawab jika pergi ke luar rumah dan itu tidak penting. Setiap orang harus mematuhi dan tinggal di rumah selama yang dia bisa. Tanyakan pada dirimu sendiri, apakah saya perlu keluar? Jadi tolong, jangan mengunjungi siapa pun,” tegasnya.

Pakar penyakit menular lain, Associate Professor Hsu Li Yang dari NUS Saw Swee Hock School of Public Health, mengatakan langkah-langkah yang lebih ketat saat ini diperlukan, mengingat peningkatan dramatis pada kasus baru Covid-19. Tetapi ini hanya akan efektif jika semua orang disiplin.(jpg)

Update