batampos.co.id – Pemerintah telah memperluas tujuan program Kartu Prakerja, tak hanya untuk meningkatkan keterampilan SDM, melainkan juga sebagai jaring pengaman sosial di tengah pandemi virus korona Covid-19. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hal tersebut saat mengumumkan pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja secara online, Sabtu (11/4) pekan lalu.

“Dengan kata lain Kartu Parkerja ini juga berfungsi sebagai instrumen untuk menyalurkan bantuan sosial atau jaring pengaman sosial,” katanya.

Ketua Umum Partai Golkar itu juga mengatakan, mereka yang bisa memanfaatkan Kartu Prakerja ini adalah WNI yang tidak sedang sekolah atau kuliah, atau yang sedang belum mendapat kerja. Pemerintah juga mengajak para pekerja yang dirumahkan atau kehilangan pekerjaan, dan atau para pengusaha UMKM yang tutup usaha karena dampak pandemi Covid-19, untuk mendaftar.

“Program Kartu Prakerja ini dapat diakses melalui situs resmi www.prakerja.go.id secara online atau daring, dan pendaftaran akan terbuka sama 24 jam 7 hari dalam seminggu,” imbuh Airlangga.

Pendaftaran Kartu Prakerja akan dibuka setiap pekan, dan pada tahap pertama ini setidaknya akan direkrut 164 ribu peserta. Gelombang pertama dibuka sampai Kamis (16/4) pukul 16.00 WIB.

Airlangga menambahkan, bagi yang belum berhasil diterima sebagai peserta pada gelombang pertama, dapat bergabung di gelombang selanjutnya. Pendaftar tidak perlu mengulang proses pendaftaran dari awal, dikarenakan akan ada petunjuk di website-nya.

“Bagi masyarakat yang mengalami kesulitan untuk mendaftar, maka manajemen pelaksana Kartu Prakerja menyediakan layanan masyarakat atau call center di nomor 021-25541246, setiap hari Senin sampai Jumat mulai dari pukul 08.00 WIB sampai 19.00 WIB,” terang Airlangga.

Selain itu masyarakat juga bisa mengakses informasi dan menanyakan kendala pendaftan melalui email di [email protected]. Kami memahami bahwa ekspektasi masyarakat terhadap program ini begitu besar. “Terlihat dari jumlah pengunjung website Prakerja sudah mencapai 1,3 juta, mereka ingin mendapatkan info terkait kartu ini di dalam minggu ini,” pungkasnya.(jpg)