Senin, 6 April 2026

Warga Batam, Kalau Batuk Pilek Langsung Ikut Rapid Test Ya

Berita Terkait

batampos.co.id – Tim Gugus Tugas (Gugas) Penanganan Covid-19 Kota Batam kembali menyisir sekaligus memeriksa warga dengan gejala tertentu.

Bagi warga yang kedapatan batuk dan pilek atau gejala lain yang menyerupai gejala Covid-19, akan langsung diminta ikut rapid test. Kegiatan ini dimulai di Kecamatan Batam Kota, Senin (13/4/2020).

”Tempat rapid test Asrama Haji sudah siap. Yang ada gejala langsung dibawa dan diperiksa,” kata Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tingkat Kota Batam yang juga
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Ia memerintahkan jajaran camat untuk bekerja semaksimal mungkin hingga berkomunikasi dengan tingkat RT/RW. Warga dengan gejala tertentu harus ikut rapid test.

”Kita tidak akan berhenti sampai Covid-19 ini selesai,” kata dia.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (kemeja putih) berfoto bersama 50-an warga Batam yang sempat diisolasi di Rusunawa BP Batam. Mereka diperbolehkan pulang dan dinyatakan steril dari virus corona. Foto: batampos.co.id/Eusebius Sara

Bagi masyarakat umum yang tidak memiliki gejala, ia meminta untuk tetap mawas diri dengan mengindahkan anjuran pemerintah menjaga jarak, sering mencuci tangan hingga menghindari kerumunan dan berdiam diri di rumah.

”Tim yang turun menyisir harus siap dulu, jaga diri juga,” kata dia.

Menurut Rudi, penanganan Covid-19 tergantung gerakan kolektif semua elemen, baik pemerintah maupun masyarakat.

Jika dalam prosesnya tidak mengindahkan protokol yang ada, ditakutkan penanganan
Covid-19 akan lama.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menyebutkan, kemarin Batam mendapat rapid test sebanyak 500 alat. Batam juga telah mengadakan sebanyak 1.200 alat.

”Jadi totalnya 1.700 alat. Ini yang kita mulai juga untuk Batam Kota,” terang Didi.

Ia juga menerangkan, jika sudah ada yang sembuh, tidak perlu dites lagi.

”Kalau ada sembuh tak masalah. Kalau batuk, pilek, langsung dirapid test, termasuk kalau ada yang baru,” tuturnya.(iza)

Update