Jumat, 24 April 2026

Pembeli Sedikit, Harga Ayam Potong Justru Naik

Berita Terkait

batampos.co.id – Harga ayam potong di pasaran Batam mulai merangkak naik hingga
Rp 5.000 per kilogram (kg). Beberapa pedagang beralasan, kenaikan harga ayam karena
menjelang bulan Ramadan.

Naiknya harga ayam terpantau di Pasar Botania 1 Batam Center, Rabu (15/4/2020). Doni,
salah satu pedagang ayam potong mengatakan, harga ayam sudah naik sejak Jumat (10/4) lalu.

Harga ayam yang dalam dua bulan terakhir sekitar Rp 30 ribu per kg, naik jadi Rp 35 ribu per kg.

”Iya harga ayam naik lagi, naik sekitar Rp 5 ribu per kg sejak Jumat kemarin,” ujar

Doni, sembari membersihkan ayam pesanan konsumen. Disinggung penyebab kenai-
kan harga ayam, Doni tak tahu pasti.

”Mungkin karena mau puasa, makanya harga ayam naik. Soalnya setiap tahun memang seperti itu,” terang Doni.

Menjelang Ramadan harga daging ayam potong naik dari Rp 30 ribu per kilogram menjadi Rp 35 ribu per kilogram. Foto: batampos.co.id/ Cecep Mulyana

Menurutnya, meski tak ada kenaikan konsumsi ayam, harga komoditas itu belum
stabil. Apalagi, sejak pandemi Covid-19 di Batam.

Banyak pedagang yang biasanya memasan dalam jumlah banyak, mengurangi porsi pesanan.

”Kalau yang beli pasti ada, cuma pesanan menurun sejak Covid-19 ini,” ujar Doni lagi.

Tak hanya di Pasar Botania 1, kenaikan harga juga terpantau di Pasar Mitra Raya Batam Center. Kenaikan pun hampir sama, yakni hingga Rp 5 ribu per kg.

Sehingga, harga ayam per kg rata-rata dijual Rp 35 ribu. Begitu juga di pasar Mus-
tafa, Batam Center. Harga ayam potong juga terpantau naik dari biasanya.

Jika biasanya dijual Rp 31-32 ribu per kg, saat ini naik jadi Rp 35-36 ribu per kg.

”Iya, harga ayam naik karena jelang puasa,” kata Riki, pedagang ayam potong.

Menurut dia, banyak konsumennya tiba-tiba mengeluh ketika mendengar harga ayam naik.

Ia pun hanya bisa menjelaskan jika kenaikan bukan darinya, namun memang sudah dari
peternaknya.

”Kami kan jual harga sesuai harga dari peternak,” imbuhnya.(she)

Update