batampos.co.id – Sedikitnya sudah ada 40 ribu orang di Indonesia dites Covid-19. Spesimen mereka diambil dengan swab metode real time PCR. Data terbaru, Kamis (16/4), ada pertambahan kasus baru pasien positif sebanyak 380 orang sehingga totalnya menjadi 5.516.
Selain kasus positif, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga masih bertambah. Pasien ODP sebanyak 169.446 dan PDP 11.873.
“Ini adalah data sesuai hasil pemeriksaan real time PCR. Sembuh 548 orang dan meninggal 496 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers, Kamis (16/4).
Menurut Yurianto, semua hasil yang diperiksa dengan PCR tersebut dilakukan di 32 laboratorium. Dan segera akan bertambah menjadi 78 laboratorium untuk segera aktif.
Pemerintah juga segera mengejar pengujian spesimen hingga lebih dari 10 ribu spesimen per hari. Caranya dengan mendatangkan mesin PCR atau memodifikasi teknologi yang sebelumnya sudah ada di tiap puskesmas dan rumah sakit.
“Pemerintah bekerja keras agar penyakit ini berlalu. Kami ringankan agar tak jadi beban. Terima kasih atas kepatuhan dan disiplin masyarakat semua. Tantangan dan risiko ini sudah berat. Tak perlu kita tambah beban psikologis dengan berita hoax,” tukas Yurianto.
Dia juga meminta agar semua pasien positif dan ODP yang melakukan isolasi mandiri di rumah, agar patuh dan disiplin. Jangan sampai menularkan yang lain.
“Isolasi di rumah harus diperketat, isolasi kelompok, RT RW, desa. Kepatuhan memutus kontak jadi penting. Kami mohon kesabarannya. Masa sulit ini ujian bersama. Maka dari itu tetap aman berada di rumah,” tandasnya.(jpg)
