Kamis, 30 April 2026

Dompet Dhuafa Berikan Disinfection Chamber ke RSUD Embung Fatimah

Berita Terkait

batampos.co.id – Dompet Duafa Kepri menyerahkan donasi berupa disinfection chamber kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Kota Batam.

Pimpinan Dompet Dhuafa cabang Kepri, Didik Supriyanto menjelaskan, Disinfection chamber yang didinasikan  menggunakan sensor gerak yang dirakit oleh PT. Sanindo Multi Tekno.

“Ini merupakan bagian dari program cegah tangkal (CEKAL) Corona Dompet Dhuafa se-Indonesia,” jelasnya melalui rilis yang diterima batampos.co.id

Ia menjelaskan, program CEKAL Corona Dompet Dhuafa Kepri direncanakan akan terus berjalan.

“Selain disinfection chamber dan berbagi sembako, kami juga sedang menggalang dana untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD)  untuk tenaga medis di rumah sakit, puskesmas, dan klinik-klinik,” paparnya.

Pimpinan Dompet Dhuafa cabang Kepri, Didik Supriyanto memberikan donasi berupa disinfection chamber kepada Kasi Pelayanan Medik Rawat Inap RSUD Embung Fatimah, Dokter Dedi. Foto: Dompet Dhuafa untuk batampos.co.id

Donasi ini tersebut diterima Kasi Pelayanan Medik Rawat Inap RSUD Embung Fatimah, Dokter Dedi Suryadi.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada dompet dhuafa, insya Allah bermanfaat untuk banyak orang” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Dedi menghimbau masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah agar tetap di rumah saja, menjaga jarak, serta menggunakan masker.

Menurutnya, jika itu dijalankan maka mata rantai pandemi  Covid-19 akan terputus.

Karena menurutnya, tenaga medis merupakan garda terakhir sedangkan masyarakat adalah garda terdepan.

“Penularan Covid-19 ini menyebar dengan sangat cepat. Dibeberapa kasus, orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala apapun namun tetap dapat menularkannya kepada orang lain,” paparnya.

Ia menjelaskan, jika masyarakat tidak melakukan upaya pencegahan, maka jumlah yang terinfeksi akan meningkat dan fasilitas layanan kesehatan akan sulit menangani.

Apabila itu terjadi lanjutnya, dikhawatirkan banyak kasus    Covid-19 yang tidak tertangani dengan maksimal.

“Untuk itu perlu kesadaran masyarakat dalam mencegak penyebaran virus ini,” tuturnya.(*/nto)

Update