Sabtu, 25 April 2026

Lihat, Begini Mal di Batam Sekarang

Berita Terkait

batampos.co.id – Sejumlah tenan di pusat perbelanjaan atau mal di Batam banyak yang tutup sejak merebaknya pandemi Covid-19.

Kondisi ini membuat situasi pusat perbelanjaan sangat sepi, bahkan terlihat suram.  Seperti yang terlihat di pusat perbelanjaan di kawasan Batam Center.

Lebih dari separuh tenan terlihat tutup. Bahkan, tenan yang paling besar di dalam mal itu memilih tutup. Akibat tutupnya tenan, pencahayaan di sana pun berkurang, sehingga terlihat suram.

Dalam surat pengumuman di pintu salah satu tenan, menjelaskan alasan mereka tutup karena efek dari Covid-19.

Kemungkinan, mereka akan kembali buka pada 24 April mendatang, namun kondisi tersebut bisa diperpanjang jika situasi semakin memburuk.

Adek, salah satu pengunjung, mengaku kondisi mal jauh berbeda dari biasanya. Ia hanya melihat beberapa tenan yang buka dan rata-rata itu tenan makanan.

Situasi di BCS Mal Kota Batam, foto diambil beberapa waktu lalu. Foto: batampos.co.id/Azis Maulana

”Kalau tenan pakaian, aksesoris dan lainnya banyak tutup. Sepi banget mal, kondisi suram banget,” terang Adek.

Kondisi yang sama juga terlihat di pusat perbelanjaan lain, seperti di kawasan Batam Kota, Lubukbaja hingga Batuaji.

Namun, kondisi sedikit berbeda terlihat di swalayan atau pusat belanja bahan pokok.
Beberapa swalayan terlihat masih banyak dikunjungi warga, meski tak seramai ketika kondisi normal.

Seperti, di swalayan yang berada di salah satu mal di wilayah Lubukbaja. Rata-rata, pengunjung berbelanja bahan kebutuhan pokok dan keperluan rumah tangga.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menjelaskan meski dalam kondisi pandemi Covid-19, belum ada satu pun pusat
perbelanjaan yang memilih tutup.

Namun, mereka lebih memilih imbauan pemerintah dengan mengurangi jam operasional hingga pelayanan.

”Ada satu yang tutup, tapi itu jauh sebelum mewabahnya Covid-19 ini,” terang Ardi.

Menurut dia, manajemen pusat perbelanjaan pasti punya pertimbangan kenapa masih memilih buka meski sepi pengunjung.

Kondisi ini juga jadi perhatian pemerintah, dengan meringankan pengusaha yakni penundaan pembayaraan pajak. Bahkan, ada penghapusan denda untuk pajak yang telat.

”Pemerintah memberikan insetif dengan penundaan pembayaran pajak tiga bulan
ke depan,” pungkas Ardi.(she)

Update