batampos.co.id – Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota
Batam, Amsakar Achmad, berharap jumlah pasien positif Covid-19 tak bertambah.
Cukup diangka 29 orang, diluar klaster RS Galang yang jumlahnya juga sudah mencapai 28 orang (versi RS Galang 27 orang, red).
“Kalau jumlah pasien terus bertambah, kapasitas rumah sakit rujukan (RSUD dan
RSBP) memang terbatas. Namun kita tak berharap ada tambahan lagi,” ujar Amsakar,
Minggu (19/4/2020).
Namun, kalaupun terus bertambah dan dua RS rujukan (RSUD dan RSBP) penuh, Amsakar, mengatakan, berdasarkan hasil rapat bersama Kodim, kepala rumah sakit
Galang, dan pihak terkait lainnya, saat ini pasien positif sudah bisa dirujuk ke RS Khusus Infeksi Covid-19 Galang untuk perawatan.
“Saya rasa, rumah sakit rujukan ditambah RS di Galang, sudah cukup dan mampu
menampung pasien positif Covid-19. Namun saya berharap grafiknya tidak naik atau bertambah,” kata Amsakar, Minggu (19/4/2020).
RSUD Embung Fatimah, menurutnya, saat ini sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Pasien terbaru juga sudah dirujuk dan mendapatkan perawatan di sana.

Begitu juga dengan RSBP Batam yang berada di Sekupang. Bertambahnya jumlah pasien
ini tidak lepas dari peralatan medis yang sudah dimiliki Batam.
Penelusuran yang dilakukan tim kesehatan yang mendeteksi secepat mungkin pasien ODP maupun PDP. Mereka yang positif langsung dirawat agar bisa menekan penyebaran.
Untuk mereka yang close contact juga langsung dites dan menjalani karantina meskipun hasilnya negatif.
“Saya rasa langkah-langkah ini sudah sangat baik. Petugas kesehatan berupaya agar bisa
secepat mungkin memutus mata rantai penyebaran,” sebutnya.
Untuk itu, agar angka ini tidak bertambah, masyarakat perlu menerapkan protokol
kesehatan seperti physical dan social distancing.
Hal ini bisa membantu pemerintah dalam menangani Covid-19. Pemberlakuan karantina
tingkat RT diharapkan bisa melindungi masyarakat dari virus ini.
“Karena virus ini tidak memandang siapa saja. Karena itu harus kita sendiri yang menjaga agar tidak terkena virus ini. Salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut,” jelasnya.
Imbauan pemerintah berupa pemakaian masker, mencuci tangan, hingga physical dan social distancing merupakan langkah untuk menghentikan penyebaran virus ini.
“Sekarang sudah sangat banyak warga yang sadar. Kalau kita lihat sekarang warga sudah pakai masker kalau keluar rumah. Kalau tidak penting memang di rumah saja atau stay at home,” ucap Amsakar.
Menurutnya, jika warga sudah patuh, diharapkan pasien positif ini tidak bertambah. Sehingga pasien di rumah sakit juga tidak bertambah.
“Harapan kami tetap rumah sakit sepi dari pasien Covid-19 ini. Kalau bisa yang dirawat saat ini sembuh dan bisa kembali ke keluarganya,” harapnya.(iza)
