Jumat, 10 April 2026

ASN Pemko Batam Jalani Rapid Test Selama Tiga Hari

Berita Terkait

batampos.co.id – Level penyebaran Covid-19 di Batam sudah memasuki level dua. Penyebaran naik dari level primer ke sekunder.

Salah satu penyebab penyebaran Covid-19 berasal dari klaster Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pemberdayaan Perempuan Kota Batam.

Guna mencengah penularan Covid-19, Pemko Batam menggelar rapid test kepada ASN di
lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Senin (20/4/2020).

Wakil Wali Kota batam, Amsakar Achmad, mengatakan, rapid test ini dilakukan untuk langkah penyebaran Covid-19 di lingkungan ASN.

Seperti diketahui klaster Dinas Pemberdayaan Perempuan menjadi salah satu yang paling
banyak pasien positifnya.

“Karena sudah cukup banyak ASN kita yang kena, jadi kami melakukan rapid test ini.
Kalau ada yang reaktif, nanti bisa langsung diberikan perawatan,” katanya.

Ilustrasi PNS Pemko Batam. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Ia menyebutkan, rapid test untuk ASN akan digelar hingga tiga hari ke depan. Untuk hasilnya, saat ini masih belum ada karena tes masih berlangsung.

Langkah pencegahan ini diharapkan bisa memutus mata rantai penye-
baran terutama di kalangan ASN.

“Karena sudah menjadi salah satu titik penyebaran, maka ini perlu dilakukan. Kami berharap tidak ada lagi ASN yang positif termasuk masyarakat lainnya,” ujarnya.

Amsakar juga mengatakan, masyarakat yang memiliki gejala Covid-19 bisa mendatangi puskesmas terdekat untuk memeriksakan diri.

Menurutnya, memang tidak semua bisa mengikuti tes ini, sebab keterbatasan alat saat
ini. Namun kata dia, orang yang memilki gejala akan diprioritaskan untuk menjalani tes.

Amsakar menyebutkan, berdasarkan data Covid-19 terbaru Batam, saat ini sebanyak 1.783 orang yang masuk status Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan 152 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Sementara itu, jumlah PDP yang meninggal dunia sudah mencapai 20 orang. Dengan rincian, 5 orang pasien positif Covid-19, 1 orang reaktif rapid test Covid-19, dan 14 orang pasien yang memiliki penyakit penyerta.

Sedangkan jumlah pasien positif Covid-19, hingga saat ini maasih 29 orang.

“Harapannya tetap tidak bertambah. Namun kita lihat juga hasil perkembangan pemeriksaan sampel yang dilakukan petugas. Mudah-mudahan grafiknya tidak naik,” harapnya.(yui)

Update