batampos.co.id – Meskipun bertambah satu pasien positif, namun ada kabar gembira. Dua pasien positif Covid-19 di Tanjungpinang dinyatakan sembuh. Hal ini diketahui setelah hasil pemeriksaan PCR berurutan dua kali dinyatakan negatif.
Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang, Rustam menjelaskan, pasien pertama merupakan kasus terkonfirmasi ke 12 inisial RS usia 42 tahun.
“Pada 20-23 Maret, RS menuju Batam dengan tujuan Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) untuk menjaga ayahnya yang sakit dirawat di Intensive Care Unit (ICU) hingga ayahnya dinyatakan meninggal,” ujar Rustam.
Kemudian pada 24-26 Maret, RS hanya ke makam ayah dan Pasar Jodoh Batam untuk mencari vitamin menggunakan mobil pribadi. RS kemudian kembali ke Tanjungpinang pada 27 Maret. Lalu pada 30 Maret RS mulai merasa demam, meriang, dan batuk. Ia mengobati dirinya sendiri karena dia seorang dokter. Selanjutnya pada 31 Maret, RS merasa demam dengan suhu badan 37,8 derjat celcius, batuk, sesak napas, badan pegal-pegal dan terasa lemah.
“Pada 1 April, RS konsultasi ke dokter spesialis paru di RSUD Tanjungpinang, karena dari riwayat perjalanan dan klinisnya mengarah ke Covid-19 maka dilakukan pemeriksaan rapid test antibodi dan hasilnya reaktif, RS dirujuk ke RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) untuk diisolasi,” kata Rustam.
Kemudian pada 3 April dilakukan swab dan pengambilan sampel lainnya dan dikirim ke Balitbang Kemenkes Jakarta. Kemudian pada 9 April hasil lab dinyatakan positif Covid-19. Pada 1 April, semua yang kontak erat di RSUD Tanjungpinang sudah dilakukan rapid test sebanyak 64 orang.
Hasilnya semua nonreaktif. “RS masuk RSUD RAT pada 1 April, pada pemeriksaan PCR pada 5 dan 9 April 2020 hasilnya positif dan pemeriksaan pada 15 dan 20 April 2020 hasilnya negatif dan dinyatakan sembuh,” papar Rustam.
Pasien sembuh selanjutnya adalah kasus nomor 4 inisial FD usia 54 tahun yang tinggal di Kelurahan Batu 9 Kecamatan Tanjungpinang Timur. Telah dinyatakan sembuh berdasarkan riwayat hasil pemeriksaan PCR pada 23 Maret, 3 April, dan 4 April dengan hasil positif. Ke- mudian pemeriksaan 5 April dan 15 April berurutan hasilnya negatif.
Kata Rustam, FD merupakan istri dari kasus ke-15 dan merupakan klaster dalam keluarga. FD merupakam Pasien Dalam Pengawasan (PDP) RSUD RAT sejak 26 Maret. “Saat ini yang bersangkutan dalam proses persiapan pulang ke rumah karena sudah dinyatakan sembuh dari hasil pemeriksaan negatif 2 kali berturut-turut,” tambahnya.
Hingga saat ini, lanjut Rustam, total pasien yang sembuh di Tanjungpinang sebanyak enam orang.
Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana, mengatakan angka sembuh pasien positif Covid-19 di Ibukota Provinsi Kepri, Tanjungpinang grafiknya terus membaik.
Berdasarkan laporan dari Dinkes Kota Tanjungpinang, jumlah pasien yang sembuh bertambah dua. Ia berharap kesembuhan ini bisa memberikan kabar baik bagi pasien yang sedang berjuang untuk bebas dari virus tersebut.
“Meskipun hari ini (kemarin,red) terjadi penambahan kasus positif Covid-19, tapi kabar baiknya juga ada dua pasien yang dirawat di RSUD RAT Tanjungpinang yang dinyatakan sembuh,” ujar Tjetjep Yudiana, kemarin, di Tanjungpinang.(met/cr2)
