batampos.co.id – Forum Pariwisata Kepri Peduli (FPKP) melakukan bakti sosial dengan berbagi kepada pelaku pariwisata yang terdampak Covid-19 di Halaman Parkir Gedung Graha Pena, Rabu (22/4/2020).
Ketua Koordinator FPKP, Irwandi Azwar, mengatakan ada 100 paket sembako dibagikan kepada pelaku pariwisata di Kepri.
“Ini merupakan langkah awal bergeraknya forum pariwisata kepri peduli untuk membantu pelaku pariwisata,” jelasnya.
Ia menjelaskan, sembako yang dibagikan terdiri dari beras, minyak goreng, dan telur.
Sembako lanjutnya dibagikan secara simbolis kepada ketua asosiasi pariwisata.
Paket sembako nantinya akan didistrubusikan kepada anggota asosiasi yang telah terdata.
“Hal ini guna untuk mendukung program social distancing yang diterapkan pemerintah agar tidak terjadi kerumunan,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar, mengapresiasi terbentuknya FPKP tersebut.
Ia berharap melalui forum itu diharapkan mampu berkontribusi meringankan beban pekerja pariwisata kepri yang terdampak covid-19.

Menurutnya, ada 16 asosiasi yang bergabung FPKP.
“Sebagai bentuk kepedulian kepada para pelaku pariwisata terdampak Covid-19,” katanya.
Ia menyebutkan, data awal ada 3.924 orang pelaku pariwsata yang terdampak Covid-19.
Saat ini lanjutnya, masih dilakukan pendataan untuk dikirim ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Nantinya akan diberikan berupa sembako, beras, dan lauk siap saji senilai Rp 140 ribu per orang.
“Hari ini mereka rapat berapa kuotanya, disampaikan hari ini. Akan dibagi dan di Kepri ada tiga wilayah yang terdampak Tanjung Pinang, Bintan, Batam,” sebutnya.
Ia menyampaikan FPKP ini akan tetap berlanjut hingga tahun depan sebagai upaya membantu pemerintah menanggulangi Covid-19.
Ada tiga langkah mitigasi yang dilakukan, pertama langka tanggap darurat sampai hingga Juni.
Kemudian awal Juni sampai Desember disebut fase recovery, dan normalisasi 2021.
“Paling penting sekarang aksi tangap darurat,” ucapnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan musibah ini berdampak pada industri pariwisata di Kepri yang didominasi di Kota Batam.
“Mari bersama sisihkan pendapatan untuk membantu sesama yang terdampak Covid-19. Seperti kegiatan hari ini salah satu bentuk kepedulian bergabung atas nama Kepri,” jelasnya.
Pihaknya berterima kasih kepada asosiasi pariwisata Kepri dan Batam khususnya yang terus mengadakan donasi untuk membantu pelaku pariwisata dan masyarakat.
Kepedulian terus dilanjutkan dan sudah disampaikan kepada Wali Kota Batam.
“Pak Wali (Muhamad Rudi) sangat mengapresisiasi kita membutuhkan relawan, pemerintah tidak bisa bisa sendiri menanggulanginya karena ini musibah dunia,” terangnya.(esa)
