batampos.co.id – Kakek Gultom, seorang ODP yang ada di rusunawa BP Batam di Tanjunguncang akhirnya diperbolehkan pulang.
Hasil swab dari petugas medis menunjukan kalau kakek yang rela jadi ODP demi sang cucu itu negatif dari paparan Covid-19.
Dia kembali ke keluarga bersama beberapa ODP lainnya pada Minggu (19/4/2020) siang.
ODP yang tersisa di rusunawa BP Batam saat ini hanya tinggal seorang lagi.
”Semua sudah keluar kemarin (Minggu, red). Ada sekitar sepuluh orang yang sudah dipulangkan. Hari ini masuk satu lagi,” ujar Koordinator Lapangan dari Tagana yang bertugas di Rusunawa Nur Arifin, Senin (20/4).

Seperti yang diketahui, kakek Gultom merupakan ayah dari Vianey Magdalensia Gultom, pasien Covid-19 yang meninggal di Rumah Sakit umum Daerah (RSuD) Embung Fatimah Batam di Batuaji, Senin (30/3/2020) lalu.
Vianey meninggalkan seorang putra yang berusia 13 tahun. Bintang nama anak Vianey itu. Ia harus menjalani masa karantina setelah ibunya meninggal.
Karena Bintang hanya seorang diri dikarantina, kakek Gultom tak rela. Dia yang bebas dari riwayat Covid-19 menyerahkan diri untuk dijadikan ODP demi menemani sang cucu.
Selama 14 hari bersama sang cucu di Rusunawa, kakek Gultom kembali berhadapan dengan kenyataan pahit. Dia kembali berpisah dengan cucunya karena cucunya positif terjangkit Covid-19.
Bintang dipindahkan ke rumah sakit, sementara dia tetap di rusunawa sebagai ODP sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.(eja)
