batampos.co.id – Asap hitam dan tebal membubung ke angkasa. Sumbernya, berasal dari sekitar 300 kios pedagang barang bekas (second hand) yang terbakar di Taman Raya Square (Taras), Batam Kota, Kamis (23/4/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.
Dugaan sementara, api bermula dari korsleting trafo penerangan jalan di Blok B. Menurut saksi mata, sebelum kebakaran, trafo listrik tersebut meledak dan apinya menjalar ke kios di pasar yang dikenal dengan Taras ini.
Api kemudian merambat ke seluruh kios yang berukuran sekitar empat kali empat meter.
“Awalnya terdengar ledakan. Duarrr… kemudian api cepat merambat. Tak ada barang yang bisa diselamatkan,” ujar salah seorang pedagang, Rini, dengan wajah sedih di lokasi kejadian, kemarin.
Kios Taras yang terbakar ini sebagian besar diisi para pedagang yang berjualan pakaian, tas, kasur dan asesoris bekas.
Selain itu, tiga unit mobil dan ruko juga ikut terbakar. Sejumlah pedagang menangis dan histeris. Hampir tidak ada barang dagangan yang bisa diselamatkan.

Menurut sejumlah pedagang, sumber kebakaran, yakni trafo yang diduga menjadi penyebab kebakaran itu sudah sering dikeluhkan pedagang kepada pengelola Taras.
“Aduh, tak tahulah lagi. Sudahlah membeli barang ke Singapura sulit, pembeli sepi, kena wabah corona, mana mau bulan puasa lagi,” keluh seorang pedagang.
Warga yang berkerumun menyaksikan kebakaran, juga tidak bisa berbuat banyak untuk membantu. Api dengan cepat melalap seluruh kios dan isinya.
Lebih dua jam, barulah api bisa dikuasai petugas pemadam kebakaran yang dibantu aparat kepolisian dengan mengerahkan 12 unit mobil pemadam kebakaran.
Terdiri dari tiga unit Armoured Water Cannon (AWC) Polresta Barelang, tiga unit Damkar Pos Duriangkang, tiga unit Damkar Pos Kabil, serta tiga unit Damkar Pos Seipanas.
Tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Kapolsek Batam Kota, AKP Restia Octane Guchy, mengatakan, pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber api. Namun, api dipastikan berasal dari Blok B.
“Untuk masalahnya masih kita selidiki,” katanya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Azman, mengatakan, dalam kebakaran ini pihaknya mengerahkan sembilan unit mobil damkar.
Api berhasil dijinakkan setelah dua jam kebakaran.
“Setelah mendapatkan laporan kita langsung turun dan api sudah berhasil dipadamkan,” katanya.
Camat Batam Kota, Aditya Guntur Nugraha, mengatakan, pihaknya masih proses mendata jumlah kios dan pedagang yang menjadi korban kebakaran. Rencananya, seluruh pedagang akan direlokasi.
“Untuk kerugian belum bisa kita pastikan. Nanti kita bersama pedagang mencari lokasi yang tepat untuk penampungan sementara,” katanya.(opi)
