Senin, 27 April 2026

Warga Batam, Penerimaan Peserta Didik Baru 100 Persen Dilakukan Secara Online

Berita Terkait

batampos.co.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 dilaksanakan secara dalam jaringan (daring) atau online.

Hal itu untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Kepala Dinas Pendidikan
Kota Batam, Hendri Arulan, mengatakan, PPDB tahun ini pihaknya menggunakan sistem online dengan aplikasi.

Sehingga pada saat PPDB tidak ada lagi siswa atau orang tua yang berkumpul di sekolah.

”Kalau tahun lalu kita masih buka pendaftaran di sekolah. Di samping secara online juga ada. Namun untuk tahun ini 100 persen online, karena sudah tidak boleh lagi berkumpul di sekolah,” katanya, Kamis (23/4/2020).

Hendri menambahkan, untuk saat ini pihaknya tengah mempersiapkan aplikasi online tersebut. Aplikasi daring ini nantinya akan diterapkan di seluruh wilayah Kota Batam,
terkecuali di wilayah hinterland di Batam.

”Kalau di pulau tak pakai aplikasi. Tapi nanti sistem online juga. Apakah nanti lewat aplikasi WhatsApp Group atau sebagainya,” ucap Hendri.

Terkait aplikasi PPDB ini nantinya, pihak Disdik akan mensosialisasikan kepada  masyarakat, siswa dan orang tua siswa terkait bagaimana tata cara mendaftar secara  online.

Suasana PPDB di salah satu sekolah negeri di Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana/ batampos.co.id

”Karena kita 100 persen online maka mau tak mau orang tua siswa harus paham. Yang jelas kami pertugas lagi, tahun ini tak ada tatap muka dalam pelaksanaan PPDB,” jelas Hendri.

Ia berharap orangtua betul-betul melakukan perhatian penuh terhadap anaknya pada saat pendaftaran. Pendaftaran direncanakan akan dibuka di Juni 2020.  Pendaftaran dibuka serentak di jenjang SD dan SMP Negeri.

”InshaAllah kita buka di bulan Juni ini serentak secara online untuk sekolah negeri,” katanya.

Sementara itu untuk swasta, Hendri mengaku sudah diperbolehkan dibuka pendaftaran siswa didik baru di sekolah swasta.

”Sekolah swasta kalau mau buka pendaftaran silakan dibuka pendaftarannya dulu. Tapi kalau untuk negeri kita ada sesuai surat edaran Mendikbud, yang ditetapkan di bulan Juni ini,” tambah Hendri.

Untuk daya tampung sendiri, ia mengaku daya tampung sekolah di Batam baik negeri dan swasta sudah sangat mencukupi. Baik di tingkat SD maupun SMP.

”Perlu saya pertegas lagi, daya tampung sekolah negeri digabung swasta kita cukup. Tapi kalau semuanya masuk ke sekolah negeri tentunya tak bisa menampung, karena kita ada juga sekolah swasta dan ini merupakan mitra dari disdik,” tegas Hendri.

Ia juga berharap kepada orangtua siswa untuk tidak memaksakan anaknya masuk sekolah negeri, mengingat terbatasan sekolah negeri.

Selain itu orangtua juga diminta melakukan pendaftaran secara online dan terpenting harus paham dengan zonasi mereka.

”Jangan nanti tinggal di Bengkong, daftar di Bengkong tapi KK nya di Sekupang. Pendataan dari perangkat RT RW sangat dibutuhkan,” ujarnya.(rng)

Update