batampos.co.id – Anggota DPRD Batam menjalani rapid test untuk menguji apakah mereka terindikasi paparan virus corona (Covid-19) atau tidak.

Ketua DPRD Batam, Nuryanto, menjelaskan, pengujian rapid test kepada puluhan anggota DPRD Batam ini bertujuan untuk mengetahui lebih dini jika terdapat gejala yang mengarah pada Covid-19.

“Kita sudah sudah lama meminta untuk dilakukan rapid test sekitar dua bulan lalu. Tapi karena saat itu Batam belum memiliki alat rapid test, maka urung dilaksanakan,” jelasnya, Jumat (24/4/2020).

Anggota DPRD Kota Batam mengikuti rapid test di gedung DPRD Batam, Jumat (24/4/2020). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Nuryanto menjelaskan, rapid test dilakukan untuk mengantisipasi dini agar anggota
DPRD tidak menjadi sumber penyebaran virus corona.

Apalagi, DPRD merupakan pelayanan publik yang selalu bersentuhan dengan masyarakat.

”Karena kita menyadarai betul kita merupakan bagian dari pelayanan publik. Kalau kita
bersih, bahwa kita tidak menjadi bagian dari agen penyebaran virus corona ini,” tuturnya.

Ia berharap, pemeriksaan ini tidak hanya dilakukan terhadap 50 anggota DPRD Batam. Namun, juga dilakukan terhadap seluruh staf yang berada di DPRD Batam.

”Insya Allah akan saya perintahkan untuk koordinasi dulu dengan rumah sakit karena alatnya terbatas. Nanti kalau memang ada dan bisa, menjadi wajib,” imbuhnya.(gie)