batampos.co.id – Tiga anggota DPRD Kota Batam diketahui reaktif Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan rapid test pada Jumat (23/4/2020).

Anggota DPRD Kota Batam, Budi Mardianto, mengatakan, dirinya menjadi salah satu yang mengikuti rapid test.

“Tapi saya belum ada menerima hasilnya,” katanya, Sabtu (25/4/2020).

Budi menjelaskan, dirinya memang mendengar ada tiga rekannya di DPRD Kota Batam yang hasil rapid testnya reaktif Covid-19.

“Dengarnya begitu tapi saya tidak tahu siapa orang-orangnya,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, anggota DPRD yang mengikuti rapid test hanya 13 orang. Sementara 37 wakil rakyat lainnya enggan mengikuti rapid test dengan beragam alasan.

Anggota DPRD Kota Batam mengikuti rapid test di gedung DPRD Batam, Jumat (24/4/2020). Dari hasil pemeriksaan rapid test diketahui tiga orang anggota DPRD Kota Batam, reaktif Covid-19. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

“Salah satunya pemeriksaan dengan rapid test kurang akurat,” paparnya.

Budi mengatakan, tidak terlalu khawatir dengan adanya informasi terkait anggota DPRD Batam yang hasil rapid testnya reaktif Covid-19.

“Inikan baru hasil pertama, nantikan ada pemeriksaan lanjutan dan ini juga bagus jadi bisa segera ditangani,” paparnya.

Budi juga menyatakan, virus corona bukanlah aib, apabila ada masyarakat yang mengidap penyakit tersebut.

“Inikan wabah siapa saja bisa kena,” tuturnya.

Sementara itu Ketua DPRD Batam, Nuryanto, yang ditanyai batampos.co.id via Whatsapp, tidak merespon pertanyaan yang dikirimkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, juga enggan berkomentar terkait hasil pemeriksaan rapid test para anggota DPRD Batam.

“Tanya ke Ketua DPRD (Nuryanto,red) saja, saya no comment,” tuturnya.

Sementara itu berdasarkan informasi yang didapatkan batampos.co.id, tiga anggota DPRD Kota Batam yang hasil rapid testnya positif berasal dari fraksi Nasdem, PDI Perjuangan dan PKS.(esa)