Jumat, 24 April 2026

Pasien Positif Covid-19 Ditolak di RS Khusus Corona di Galang, Ini Kronologisnya dan Penjelasan Direktur RS Galang

Berita Terkait

batampos.co.id – RS Khusus infeksi atau RS Covid-19 di Galang, Kota Batam dikabarkan menolak seorang pasien positif Covid-19 yang merupakan personel polisi Polda kepri.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, pihaknya baru mendapatkan kabar jika pasien positif Covid-19 itu pada Minggu (26/4/2020) pagi.

“Saya dapat kabar dari dokter di RS Bhayangkara ada personel polisi yang positif,” ujarnya.

Dokter RS Bhayangkara lanjutnya meminta rekomendasi untuk merujuk ke salah satu rumah sakit yang menangani pasien Covid-19.

“Saya meminta dokter RS Bhayangkara untuk membawa pasien kasus nomor 30 ini ke rumah sakit di Galang,” jelasnya.

Direktur RS Corona Galang, Kolonel Khairul Ihsan Nasution saat menerima bantuan APD yang diberikan PT Medco Power Indonesia. Foto: Eusebius Sara/batampos.co.id

Tidak lama kemudian kata Didi, dokter RS Bhayangkara kembali meneleponnya kembali dan memberikan kabar jika RS Khusus Covid-19 di Galang tidak bisa menerima pasien tersebut.

“Dokter RS Bhayangkara menyampaikan kepada saya jika RS Covid-19 di Galang tidak menerima pasien,” jelasnya.

Alasannya lanjut Didi, RS Khusus Covid-19 di Galang hanya menerima pasien yang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Anak Buah Kapal (ABK) dan Pasien yang berasal dari cluster Jamaah Tabligh yang pulang dari Malaysia.

“Padahal sebelumnya saya sudah berkomunikasi dengan Direktur RS Galang dan beliau menyatakan bisa menerima pasien,” paparnya.

Karena tidak mendapatkan tempat di RS Khusus Corona di Galang, Didi, lantas mencari alternatif RS lainnya.

“Setelah dapat kabar itu saya langsung coba kontak ke RSBP Batam, alhamdulillah bisa dirujuk ke sana,” paparnya.

Direktur RS Covid-19 di Galang, Kolonel Khairul Ihsan Nasution, membantah kabar tersebut.

Ia menekankan, pihaknya tidak pernah menolak pasien positif Covid-19.

“Kita tidak pernah menolak pasien apalagi itu personel Polri,” katanya, saat ditanyai batampos.co.id.

Ia menjelaskan, seharusnya sebelum pasien dirujuk ke RS Covid-19 di Galang, Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Batam, terlebih dahulu menanyakan ke RS lainnya.

“Di Kepri kan ada beberapa RS yang menangani pasien Covid-19 harusnya di sana dulu ditangani,” paparnya.

Namun lanjutnya, jika jumlah pasien di Provinsi Kepri khususnya di Kota Batam melonjak drastis dan RS rujukan untuk menangani pasien Covid-19 sudah penuh barulah dirujuk ke RS Khusus Galang.

“Pasien kita bukan hanya dari Indonesia, jika ada pasien luar negeri yang dirujuk ke sini pun kami tangani. Dengan catatan telah melalui mekanisme,” paparnya.

Selain itu lanjutnya, pihaknya juga telah memberikan pelayanan kepada tiga personel polisi di RS Khusus Galang di Kota Batam.(esa)

Update