batampos.co.id – Di Kota Tanjungpinang jumlah pasien positif Covid-19 juga bertambah dua orang. Hal ini dibenarkan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana.
“Iya, daftar positif Covid-19 di Provinsi Kepri per 26 April 2020 terjadi penambahan tiga
kasus, dua di Tanjungpinang dan satu di Batam. Dengan adanya tambahan tersebut,
secara keseluruhan untuk lokal ada 57 kasus yang tersebar di empat kabupaten/kota,” ujar Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Minggu (26/4/2020).
Jika digabung dengan jumlah pasien yang positif Covid-19 di Rumah Sakit Khusus In-
feksi Covid-19 Galang, Batam, di Provinsi Kepri tercatat ada 86 kasus.
Dia menjelaskan, untuk kasus lokal saat ini ada 26 pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, sedangkan 14 lainnya dilakukan karantina terpisah.
Tjetjep juga menyampaikan update mengenai data-data yang berkaitan dengan Covid-19.
Disebutkannya, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sampai Minggu (26/4/2020)
tercatat sebanyak 286 orang yang tersebar di enam Kabupaten, kecuali Lingga.
”Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 3.091 orang atau meningkat
33 orang. Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) bertambah 104 orang dan menjadi 1.872,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri tersebut juga mengatakan, untuk kasus sembuh belum terjadi penambahan, yakni masih tercatat 9 kasus yang tersebar di Tanjungpinang, Batam, dan Karimun.
Sedangkan kematian 8 kasus yang terjadi di Tanjungpinang dan Batam.
“Sedangkan jumlah warga yang dinyatakan reaktif Covid-19 sebanyak 80 orang. Sampai sejauh ini belum ada terlihat ditemukan adanya klaster baru, baik di Tanjungpinang maupun Batam,” jelasnya lagi.
Ia berharap, demi mencegah jangan sampai terjadinya penyebaran baru atau klaster yang baru, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap melaksanakan imbauan pemerintah.
Ia yakin, jika masyarakat mematuhi hal itu, kasus Covid-19 di Provinsi Kepri bisa terus ditekan.
“Tanpa kerja sama dari masyarakat, tentunya segala upaya medis yang kita lakukan
terkesan sia-sia. Maka dari itu, butuh kerjasama semua pihak, sehingga wabah ini bisa segera berakhir di Provinsi Kepri,” tutup Tjetjep.
Hal senada dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Daldul KB) Kota Tanjungpiang, Rustam.
Dengan penambahan dua kasus baru, maka kasus positif Covid-19 di Tanjungpinang menjadi 23 orang.
Ia menjelaskan, kasus terkonfirmasi ke 22 adalah laki-laki, 19 tahun dengan inisial RR.
“Yang bersangkutan merupakan kontak dekat dan satu klaster keluarga dengan kasus
terkonfirmasi positif nomor 21,” kata Rustam, Minggu (26/4/2020).
Saat ini, kasus positif ke 22 di Tanjungpinag itu dalam keadaan sehat dengan Orang
Tanpa Gejala (OTG) sehingga menjalani isolasi mandiri di rumahnya.
Kemudian terkonfirmasi positif ke 23 merupakan perempuan dengan inisial HJ, berusia 63 tahun, yang bersangkutan beralamat di Perumahan Kijang Kencana IV, merupakan kontak dekat dan istri dari kasus terkonfirmasi nomor 15.
“HJ saat ini dalam kondisi sehat dan sedang persiapan isolasi di rumah singgah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (RAT),” paparnya.
Sebelumnya diketahui pasien positif ke 21 merupakan anak laki-laki usia 8 tahun, inisial
MH, yang merupakan cucu dari Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, yang terkonfirmasi positif pada Senin (20/4/2020) lalu.
MH diketahui kontak erat dengan pasien ke-13 yang merupakan kakeknya dan pasien positf ke-19 yang merupakan neneknya serta pasien ke-20 yang merupakan dokter
pribadi dari pasien ke-13.(jpg)
