batampos.co.id – Bertempat di Kantor Pusat Tidar Group di Pasir Putih Batam Center, Sabtu 25 April 2020 lalu digelar acara penyerahan Paket Sembako kepada 50 orang Personel baik Satpam maupun Cleaning Service.
Hal ini merupakan penyerahan ke 5 kali setelah sebelumnya juga secara bertahap diserahkan Paket Sembako kepada karyawan Tidar Group yang terkena dampak pengurangan atau dirumahkan oleh pengguna jasanya.
Semenjak wabah Virus Covid 19 atau biasa disebut Corona ini merebak beberapa bulan lalu, sudah lebih dari 200 karyawannya baik Satpam dan Petugas CS yang dikurangi atau dikembalikan oleh pengguna jasa.
“Sampai dengan saat ini sudah lebih dari 200 orang anggota kami dirumahkan dan tidak bekerja, terutama berasal dari sektor industri pariwisata seperti hotel dan resort” tegas Dwifung saat dijumpai di sela sela kesibukannya.
Hal ini tentunya sangat berdampak terutama sekali ke para karyawan yang terkena pengurangan dimana tentunya mereka tidak bekerja dan berpenghasilan.
Inilah yang mendasari Dwifung untuk membuat aksi nyata guna membantu kesulitan karyawannya tersebut. Aksi kemanusiaan ini sengaja digagasnya sebagai wujud kepedulian terhadap banyaknya karyawannya yang dikembalikan.

“Kita segera mendata semua personel yang terkena dampak dan membuat aksi nyata untuk membantu mereka dengan memberikan paket Sembako seperti beras, minyak goreng, telor dan mie sehingga mereka tetap bisa makan” lirihnya sambil menahan rasa sedih.
Kegiatan ini disampaikan Dwifung akan terus berlanjut sampai dengan kondisi kembali normal dan mereka bisa bekerja kembali.
“Paket Sembako ini tidak akan hanya diberikan sekali saja namun akan kita berikan kembali secara periodik secara bertahap supaya jaminan terhadap kebutuhan makan mereka tetap terjamin” ungkapnya menambahkan.
Dwifung juga mengajak kepada para pengusaha dan pimpinan perusahaan lainnya untuk memikirkan nasib karyawannya yang dirumahkan atau tidak bekerja karena dampak virus ini.
Karena ini merupakan tanggung jawab moral kita semua ditengah pandemik yang belum tahu akan sampai kapan.
Bahkan Dwifung sebagai wujud empatinya juga membuat program Sembako Murah untuk karyawannya yang masih bekerja sehingga ditengah kondisi yang sulit ini mereka dan keluarganya tetap bisa secara hemat memenuhi kebutuhan pokoknya berupa bahan makanan.
“Kami bekerja sama dengan pihak lain untuk pengadaan bahan kebutuhan pokok ini sehingga ketika mereka belum menerima gaji, mereka tetap bisa memiliki Sembako dengan memanfaatkan program kita” tambahnya.
“Dari tanggal 13 April lalu telah diberikan paket sembako dan sampai dengan kemarin sudah kita distribusikan 250 paket. Awal bulan depan akan kita berikan kembali kepada mereka” tegasnya kembali. Dalam harapannya yang disiratkan saat bertatap muka, agar wabah ini segera selesai dan semua dapat melakukan aktifitasnya secara normal.(*)
