Rabu, 29 April 2026

Warga Batam, Operator Kapal Berencana Menghentikan Pelayaran

Berita Terkait

batampos.co.id – Sepinya penumpang membuat operator kapal di Kota Batam berencana untuk menghentikan arus pelayaran sebagai antisipasi kerugian yang mereka alami sejak berlangsungnya pandemi Covid-19.

Humas Dumailine Sekupang, Asmadi, mengatakan, hingga saat ini kapal masih berangkat
untuk mengangkut penumpang ke sejumlah rute yang sekali sehari seperti Dumai, Bengkalis, Selatpanjang, dan Tanjungbalai.

“Tapi jumlah penumpang yang dibawa tidak banyak dan kita khawatir tidak menutup biaya operasional kapal,” ujarnya, Mingggu (26/4/2020).

Karena itu, lanjutnya, operator melakukan pengurangan jadwal keberangkatan.

”Sementara ini masih jalan. Terutama rute yang satu kali dalam sehari. Itupun jumlah penumpang tidak penuh kapal,” kata dia.

Karena kondisi saat ini, pihaknya mengurangi jadwal keberangkatan dari biasanya.  Misalnya kapal tujuan Tanjungbalai yang biasanya berangkat pukul 09.30, 12.30, dan 14.30 WIB tidak jalan semua.

”Kalau tidak salah yang Tanjungbatu juga banyak yang tidak berangkat karena sepi dari penumpang,” sebutnya.

Suasana Pelabuhan Domestik Sekupang. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Asmadi menambahkan kondisi penumpang ini diperkirakan bisa terus menurun, apalagi sudah ada edaran terkait larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah.

Menurutnya hal ini pasti akan berdampak terhadap arus mudik hingga Lebaran mendatang.

”Ya, kalau kami pesimis penumpang akan seperti tahun lalu. Kebijakan ini pastinya membuat masyarakat memilih bertahan di sini daripada mudik,” jelasnya.

Lanjutnya, kondisi penumpang yang diangkut saat ini jauh di bawah rata-rata. Ia berharap semuanya cepat pulih.

Sebab karena pandemi semua sektor menderita kerugian. Selama ini, jalur transportasi laut memang salah satu pilihan bagi pemudik yang tidak sanggup membeli tiket pesawat.

”Paling ramai itu Dumai. Sehari bisa tiga kapal yang berangkat saat arus mudik lebaran. Kalau sekarang belum tahu. Semoga cepat pulih saja dan kembali normal,” harapnya.

Beberapa waktu lalu sempat beredar surat yang menyatakan berhentinya sementara  waktu operasional beberapa rute di Pelabuhan Sekupang.

Kepala Pos Syahbandar Pelabuhan Sekupang, P Samosir, membantah hal tersebut.

”Sejauh ini masih ada kapal yang jalan,” katanya.

Ia menyatakan tidak ada pihak pengelola kapal yang melakukan penghentian operasi sementara waktu. Ia menduga surat edaran yang tersebar di kalangan pengelola kapal merupakan surat lama.

”Ada (surat) yang baru,” ujarnya.

Ia mengaku memang ada sempat wacana diberhentikannya sementara waktu pengoperasian beberapa rute di Pelabuhan Sekupang.

Namun, setelah dirapatkan, ada revisi lagi dari wacana tersebut.

”Yah tetap jalan. Seperti di Dumai kan masih menerima orang,” jelasnya.

Namun, ia mengaku tidak mengetahui kebijakan nantinya. Ia mengatakan akan mematuhi aturan sesuai kebijakan yang berlaku.

Ia menjelaskan, dalam kurun waktu dua bulan ini, jumlah penumpang kapal turun drastis. Ia mengatakan saat normal, satu kapal memuat 100 orang lebih.

Kini, satu kapal isinya di kisaran 30 hingga 40 orang saja.

”Turun jauh,” ujarnya.(yui)

Update