Minggu, 5 April 2026

Terpapar dari Sebaran Lokal, Bocah Tujuh Tahun Positif Corona

Berita Terkait

batampos.co.id – Seorang anak perempuan berusia tujuh tahun asal Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, terkonfirmasi positif Covid-19 terpapar penyebaran lokal dari anggota keluarganya. Anak perempuan itu memiliki kontak erat dengan anggota keluarganya yang positif korona dan memiliki riwayat perjalanan ke Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.

Juru Bicara Rim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah seperti dilansir dari Antara mengatakan, saat ini pasien menjalani perawatan dan isolasi di RSUD Kolonel Abun Jani di Bangko Kabupaten Merangin. Dari 32 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Jambi, sebanyak 23 di antaranya terkait dengan pasien klaster Gowa atau yang memiliki riwayat perjalanan ke Gowa, Sulawesi Selatan.

Menurut dia, dari klaster itu terjadi paparan lokal kepada anggota keluarga terdekatnya, sehingga upaya penelusuran dan pelacakan dilakukan secara intensif terhadap orang-orang yang memiliki perjalanan ke Ijtima Ulama di Gowa di Provinsi Sulsel yang jumlahnya ratusan orang. ”Jadi kepada masyarakat yang mempunyai riwayat perjalanan ke Gowa atau orang yang pernah berinteraksi dekat untuk jujur atas kondisi kesehatannya dan terus memeriksakan diri ke pusat layanan kesehatan di wilayah masing-masing,” kata Johansyah.

Hal itu dimaksudkan untuk kebaikan bersama dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Tim gugus tugas, lanjut dia, akan menelusuri riwayat kontak pasien positif Covid-19 dari klaster Gowa. ”Tim akan kembali tracking terhadap pasien dari klaster Gowa di seluruh kabupaten/kota. Masyarakat diminta jujur atas kondisi kesehatannya,” kata Johansyah.

Sementara itu Bupati Merangin H. Al Haris menyebutkan, pihaknya terus menindaklanjuti tracking kepada warganya yang memiliki riwayat perjalanan ke Gowa, Sulawesi Selatan. Tak hanya yang bersangkutan, juga keluarga dan orang-orang yang pernah kontak dekat. ”Adanya tambahan tujuh orang positif Covid-19, merupakan hasil dari upaya Gugus Tugas Penangana Covid-19 di Kabupaten Merangin dalam melakukan tracking kepada mereka. Kita terus lakukan tracking ini dan meminta agar masyarakat membantu,” kata Al Haris.

Menurut dia, ada dua klaster paparan pasien terkonfirmasi positif di Merangin yakni klaster Bungo dan klaster Gowa. ”Hasil idenfitikasi kami di lapangan, yang positif itu saudara kita yang pernah bepergian ke Gowa. Sehingga, kami terus melakukan pendekatan agar mereka semua bisa kami tes. Sedangkan dari pendatang tidak ada kasus. Meski demikian, kami memperketat pemeriksaan kepada pendatang,” ujar Al Haris.

Terkait penanganan pasien terkonfirmasi Covid-19 di Merangin, menurut bupati, saat ini menjalani isolasi di RSUD di Merangin. ”Saya sudah melakukan koordinasi dengan tim kesehatan terkait kemampuan mereka menangani pasien positif ini untuk isolasi. Tim kesehatan di sini menyatakan mampu dan siap menangani mereka,” kata Al Haris.

Al Haris meminta agar warga Merangin tetap tenang dan tetap bahu membahu melewati kondisi tersebut. Warga juga diminta untuk tetap disiplin mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, mencuci tangan, melakukan phsycal distancing atau jaga jarak, serta menghindari kerumunan massa.

Berdasar data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) saat ini berjumlah 302 orang dan PDP 59 orang didominasi klaster Gowa. Sementara pasien menunggu hasil uji lab sebanyak empat orang.(jpg)

Update