Senin, 2 Februari 2026

Tiga Mal di Singapura Jadi Cluster Penularan Covid-19

Berita Terkait

batampos.co.id – Singapura masih melakukan kebijakan semi lockdown untuk memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayang, penularan sudah terlanjur terjadi di pusat perbelanjaan.

Sedikitnya ada tujuh orang terinfeksi dari kasus yang dikonfirmasi sebelumnya berada di Northpoint City, sebuah pusat perbelanjaan di Yishun. Singapura sudah memiliki lebih dari 12.693 kasus positif, 1.002 kasus sembuh, dan kasus meninggal 12 orang.

Dilansir dari AsiaOne, Senin (27/4), pusat perbelanjaan Northpoint City adalah mal besar pertama yang diidentifikasi sebagai klaster Covid-19. Tapi sebagian besar restoran, toko yang dan supermarket di pusat perbelanjaan itu masih buka dengan pembeli dan pekerja staf tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sebelumnya, pada 17 April, Northpoint City mengumumkan bahwa tiga petugas pembersihnya juga didiagnosis tertular Covid-19 pada 14 dan 15 April. “Northpoint City akan terus beroperasi dengan langkah-langkah menjaga jarak yang aman,” kata juru bicara mal dalam sebuah pernyataan.

Sebelum Northpoint City, dua mal lain yang telah diidentifikasi sebagai cluster adalah Mustafa Centre di Little India dan SingPost Center di Paya Lebar. Mustafa ditutup selama dua minggu setelah ditemukan 11 kasus pada tanggal 2 April. Sedangkan SingPost tidak menghentikan operasi malnya.

Salah satu pengunjung, Lee mengungkapkan bahwa dirinya tetap waspada melindungi diri saat mengunjungi mal dan pasar basah. Dia juga terus berupaya menjaga jarak aman.

“Kalau mal tutup, saya mungkin akan ke pasar basah dekat rumah,” ujarnya. (jpg)

Update