Senin, 27 April 2026

Muncul Optimisme Haji 2020 Tetap Dilaksanakan

Berita Terkait

batampos.co.id – Sampai sekarang pemerintah Arab Saudi belum memastikan haji tahun ini dilaksanakan atau ditunda. Hingga saat ini pemerintah Saudi masih berjuang menangani wabah Covid-19. Namun melihat perkembangan di sana, muncul keyakaninan dari sejumlah kalangan bahwa haji 2020 tetap dilaksanakan.

Rasa optimisme itu diantaranya disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Joko Asamoro. Sejak Maret lalu Joko berada di Saudi. Melalui video telekonferensi Selasa (28/4) Joko menuturkan sejumlah situasi terkini penanganan Covid-19 di sana.

Diantara perkembangannya Arab Saudi Kembali membuka jam malam di sebagian kota yang selama beberapa waktu terakhir ditutup. Informasi dari KBRI di Riyadh, jam malam yang sebelumnya 24 jam dikurangi. Larangan bepergian dibuka kembali pada jam 09.00-17.00 waktu setempat. Tetapi kebijakan pengurangan jam malam ini dikecualikan untuk Kota Makkah.

“Kami optimis penyelenggaraan haji tahun ini dapat diselenggarakan oleh pemerintah Arab Saudi,” katanya. Joko meyakini rasa optimis itu tentunya juga dialami oleh seluruh calon jamaah haji (CJH) yang bakal berangkat tahun ini.

Meskipun optimis haji tahun ini tetap diselenggarakan, Joko mengatakan dalam pelaksanaannya nanti tentu akan disesuaikan dengan kondisi dan protocol penanganan Covid-19. Diantaranya adalah dengan selalu menjaga kebersihan dan jaga jarak sosial atau social distancing.

“Saya dapat informasi bahwa mulai hari ini pemerintah Arab Saudi mengizinkan kembali beroperasinya toko, mal, dan kafe di Sebagian kota,” jelasnya. Kondisi itu tentu menjadi pertanda baik atau positif upaya penanganan Covid-19 di negara yang dipimpin Raja Salman itu.

Joko juga menuturkan sejak dua pekan lalu, AMPRHURI memberikan masukan-masukan kepada World Hajj and Umrah Convention (WHUC). Masukan tersebut disampaikan dalam rangka melakukan survei yang selanjutkan diserahkan kepada Kementerian Haji Kerjaan Arab Saudi. Joko menuturkan ada 25 negara pengirim jamaah haji yang menjadi objek survei. Salah satunya adalah Indonesia, yang tercatat menjadi negara pengirim jamaah haji terbesar di dunia.

Dia menilai selama ini penanganan Covid-19 oleh pemerintah kerjaaan Arab Saudi berjalan dengan sangat baik. Sehingga sejalan dengan persiapan penyelenggaraan haji yang baik dan sesuai dengan protocol penanganan Covid-19. “Inilah yang (sekali lagi, Red) membuat AMPHURI sangat optimis bahwa penyelenggaraan haji dapat dilaksanakan pada tahun ini,” jelasnya.

Di tengah wabah Covid-19 yang juga terjadi di Indonesia, Joko mengatakan AMPRHURI tetap memberikan sejumlah pelayanan. Diantaranya adalah membantu dan membina travel anggota. Kemudian menjalankan program manasik haji secara online kepada calon jamaah haji khusus melalui channel YouTube AMPHURI. Dia berharap para calon jamaah haji khusus bisa terus belajar manasik haji dan menguatkan niat untuk berhaji di tengah pandemi Covid-19.

’’Selain itu juga terus berdoa agar pandemi segera berakhir. Sehingga penyelenggaraan haji dapat dilaksanakan tahun ini,’’ pungkasnya.(jpg)

Update