batampos.co.id – Pemerintah melalui Dinas Pendidikan akan mengumumkan kelulusan pelajar SMA sederajat, Sabtu (2/5). Untuk itu, polisi mengingatkan kepada para pelajar SMA sederajat agar tidak melakukan konvoi di jalan raya setelah pengumuman kelulusan.

”Kita mengingatkan sekaligus mengimbau kepada para pelajar di wilayah Kabupaten Karimun agar tidak melakukan aksi konvoi beramai-ramai di jalan raya setelah mendapatkan pengumuman kelulusan. Hal ini sebagai bentuk antisipasi pencegahan penularan Covid-19,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Yos Guntur melalui Kabag Ops, AKP Lulik Febyantara kepada Batam Pos, Kamis (30/4).

Memang, lanjut Lulik, pengumuman kelulusan spelajar SM sederajat akan disampaikan secara online atau daring. Hanya saja, setelah mengetahui hasil kelulusan, dikhawatirkan para pelajar ini nantinya akan berkumpul dan kemudian melakukan konvoi. Jika hal ini terjadi, maka pihak kepolisian akan membubarkan aksi konvoi kelulusan tersebut.

”Untuk antisipasi, kita sudah membuat pemataan di jalan. Artinya, kita akan menempatkan anggota untuk siaga di persimpangan jalan untuk mencegah terjadinya aksi konvoi. Selain itu, kita juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mengingatkan kepada para orang tua pelajar agar anaknya tidak konvoi,” jelasnya.

Kepala SMA Negeri 1 Karimun, Alta Fetra secara terpisah menyebutkan, media yang akan dijadikan untuk pengumuman kelulusan adalah WhatsApp.”Pengumuman pada Sabtu (2/5) tersebut akan dimumkan secara online menggunakan media WhatsApp pada pukul 15.00 WIB. Karena, selama ini setiap kelas itu mempunyai grup WhatsApp yang di dalamnya terdapat wali murid. Sehingga, wali kelas akan mengirimkan pengumuman tersebut ke nomor WhatsApp wali murid,” jelasnya. (san)