Jumat, 1 Mei 2026

Pasien Positif Covid-19 Tinggal 10 Orang, Ini Kata Wali Kota Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan saat ini jumlah pasien positif Covid-19 di Batam tinggal 10 orang.

Ia menjelaskan, kemarin sudah 15 orang dinyatakan sembuh dari virus mematikan tersebut dan lima lainnya meninggal dunia.

“Total kemarin ada 30, lima orang meninggal dunia dan 15 orang sembuh. Artinya tinggal 10 saja lagi. Mudah-mudahan Allah mengizinkan, kira-kira 14 hari ke depan sembuh, dan tidak ada penambahan pasien positif lagi, maka Batam kembali ke titik nol,” tutur Rudi saat memimpin apel sebelum patroli di lakukan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19), Sabtu (2/5/2020).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 itu mengatakan, agar penyebaran Covid-19 dapat ditekan pihaknya meminta masyarakat untuk tetap menerapkan social and physical distancing.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat memberikan penjelasan kepada masyarakat. Wali kota batam memimpin langsung patroli bersama tim Gugus Tugas untuk memastikan masyarakat tetap menerapkan sosial dan physical distancing. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

“Mudah-mudahan Allah mengizinkan, sampai Ramadan selesai Covid ini juga selesai dan tidak ada penambahan,” jelasnya.

Agar kata dia, saat Syawal atau lebaran Idul Fitri menjadi hari kemenangan buat semua masyarakat Kota Batam.

“Saya bersama Forkopimda ingin beri ketegasan. Waktu kita tinggal 3 minggu. Kalau ini selesai, maka tugas kita akan turunkan, tak perlu tiap malam turun lagi,” ujarnya.

Rudi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel yang tergabung dalam tim Gugus Tugas yang teribat dalam patroli rutin memutus mata rantai Covid-19 di Batam.

“Karena kerja Bapak/Ibu sekalian, tak tahu hujan panas, Batam bisa selesai Covid ini. Apa yang sudah kita lakukan, itulah yang sebabkan Covid turun,” kata dia.

Kepada tim patroli, Rudi berpesan agar bertindak tegas namun tetap humanis. Karena yang ditindak adalah saudara sesama warga Batam juga.

“Seluruh masyarakat Batam adalah saudara kita. Mereka bagian dari kita. Kita tindak tegas tapi hindari kontak fisik,” pesannya.(*/esa)

Update