batampos.co.id – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengharapkan, bantuan sosial (bansos) yang diberikan oleh pemerintah pusat dapat tepat sasaran. Dia meminta agar bansos dapat diterima oleh warga yang memang sangat membutuhkan.
“Jadi jangan terlalu berpegang kaku terhadap data yang ada. Karena yang tahu persis siapa yang butuh dan yang lebih membutuhkan, itu RT dan RW,” kata Muhadjir kepada wartawan, Senin (4/5).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu juga tak melarang jika RT dan RW mengalihkan bansos kepada warga yang sangat membutuhkan. Semua lapisan masyarakat, lanjut Muhadjir, memang terdampak tapi ada warga yang sangat membutuhkan akibat mewabahnya Covid-19.
“Karena kalau dibilang butuh, semua pasti butuh. Apalagi mestinya juga dari pihak warga, saya mohon kesadarannya kalau memang dia sudah mampu dan ada warga lain yang lebih membutuhkan tidak apa-apa itu dialihkan,” ujar Muhadjir.
Muhadjir menyebut terkendalanya bansos sampai ke tangan masyarakat, karena programnya yang bergulir sangat cepat. Oleh karenanya, RT dan RW sangat memahami warga yang memang belum masuk ke dalam DTKS namun sangat membutuhkan, bantuan itu bisa dialihkan.
“Terutama mereka ini memang tidak masuk di dalam DTKS ya harus dicari. Sekarang pun kita masih terus menyempurnakan ini data-data,” ucap Muhadjir.
Oleh karena itu, Muhadjir mengharapkan, peran RT dan RW sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan DTKS. Hal ini dilakukan agar bansos yang disalurkan pemerintah dapat tepat sasaran.
“Sesuai dengan tugas saya itu Kemenko PMK yaitu melakukan super visi dan monitoring untuk memastikan, bahwa bantuan Presiden ini sesuai dengan yang diharapkan, yaitu tepat sasaran untuk menanggulangi dampak Covid-19 terutama di kalangan masyarakat yang paling tidak diuntungkan, paling tidak mampu akibat Covid-19 ini,” pungkas Muhadjir.(jpg)
