Kamis, 9 April 2026

Wali Kota: Pasar Pagi dan Pasar Kaget Tidak Bisa Ditertibkan

Berita Terkait

batampos.co.id – Pasar pagi dan pasar kaget menjadi kawasan yang paling sulit untuk ditertibkan oleh Tim Gugus Tugas  Penanganan Covid-19 Kota Batam.

Ketua Tim gugus Tugas penanganan Covid-19 Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, kedua pasar tersebut sulit ditertibkan karena menjadi lokasi yang menyediakan bahan pangan bagi masyarakat.

Wali Kota Batam itu mengatakan, keramaian tersebut cukup mengkhawatirkan terjadinya penyebaran Covid-19. Tapi jika ditertibkan, maka akan menimbulkan reaksi penolakan dari masyarakat.

”Dua lokasi ini belum diselesaikan. Pasar pagi dan pasar kaget tidak bisa ditertibkan, karena kalau disetop akan ribut,” ujarnya.

Larangan untuk tidak menggelar bazar makanan selama pandemi Covid-19 juga tidak sepenuhnya dilaksanakan pedagang.

Ilustrasi Pasar kaget. Foto. Dalil Harahap/batampos.co.id

Meskipun sudah menutup titik-titik lokasi bazar makanan, pedagang membuka dagangan di lokasi yang baru dan membuat kerumunan warga tidak terhindarkan.

Camat Sekupang, Muhammad Arman, mengatakan, beberapa titik lokasi bazar yang selama ini digunakan sudah ditutup dan diawasi petugas Satpol PP Kota Batam.

Namun, ternyata pedagang membuka lokasi baru seperti di depan perumahan yang diikuti pedagang lainnya.

”Kami sudah datangi dan imbau agar masyarakat tidak berjualan, namun nyatanya mereka tetap berjualan seperti di dekat perumahan Tiban Mc. Dermott dan beberapa titik lainnya. Di situ sangat ramai sekali orang berdagang,” kata dia, Minggu (3/5/2020).

Arman mengatakan, sementara ini pihaknya masih mendatangi lokasi dan mengimbau agar pembeli dan pedagang bisa pulang.

Keramaian seperti itu, tidak menerapkan social and physical distancing.

”Ini yang setiap hari kita tertibkan. Ketika kami datang banyak juga pembeli yang langsung pulang. Kalau pedagang harus diberi arahan dulu baru mereka paham soal kondisi saat ini,” ujarnya.

Ia mengakui kondisi saat ini memang merupakan peluang untuk mencari uang.

Namun karena di tengah pandemi, pemerintah terpaksa harus membubarkan lokasi bazar makanan ini. Warga juga diminta untuk memahami tindakan petugas sekarang ini.

Tujuannya tidak lain demi keselamatan masyarakat dan bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

Ia menambahkan kegiatan razia ini akan terus dilaksanakan setiap hari, sebab pedagang yang sudah dibubarkan, biasanya kembali menggelar dagangannya keesokan harinya.(leo)

Update