batampos.co.id – Anggota DPRD Kota batam kembali menjalani rapid test di ruang paripurna, Senin (4/5/2020) guna menekan penyebaran Covid-19.

Tidak hanya para wakil rakyat, staf DPRD Batam dan sejumlah jurnalis juga mengikuti rapid test.

”Ini tujuannya untuk mengantisipasi dan agar kita mengetahui dari awal jika ada hal yang tidak kita inginkan. Itu ada langkah selanjutnya, dan jika diketahui lebih cepat lebih bagus,” ujar Ketua DPRD Batam, Nuryanto.

Dilanjutkannya, dengan diketahuinya atau tidaknya virus corona akan ada kewaspadaan ke depannya dengan selalu menjaga hidup sehat dan meningkatkan kewaspadaan.

Sehingga kata dia, setiap bertemu sesama anggota DPRD, staf maupun dengan awak media sudah lebih tenang dalam bekerja sehari-hari.

”Artinya anggota DPRD beserta penghuninya sudah melakukan proteksi diri. Ada pengamaman diri atau paling tidak kita tidak menjadi agen penyebaran virus. Itu untuk keamanan diri kita, saudara serta lingkungan kita yang berinteraksi dengan kita,” tuturnya.

Sementara itu, Humas DPRD Batam, Taufik, mengatakan, ada 12 anggota DPRD Batam dan 30 staf dan awak media yang ikut rapid test dari Dinas Kesehatan tersebut.

Sampai saat ini sudah ada 26 dari 50 anggota DPRD Batam yang
telah melakukan rapid test.

”Untuk tahap pertama itu ada 14 orang kemudian hari ini tahap
dua ada 12 orang. Jadi totalnya semua ada 26 orang,” ujarnya.

Sementara mengenai hasil rapid test tersebut, ia belum bisa memberikan hasilnya karena masih menunggu hasil pemeriksaan oleh Dinas Kesehatan.

”Nanti tunggu hasilnya dari dinas terkait,” imbuhnya.(gie)