batampos.co.id – Dinas Pendidikan Kota Batam berencana mengumumkan proses kelulusan melalui online atau daring. Hal ini untuk menghindari kerumunan orangtua di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Kepala SMPN 3 Batam, Wiwiek Darwiyati mengatakan, semua siswa yang duduk di kelas IX sudah menyelesaian ujian. Tenaga guru tinggal mengolah nilai jelang pengumuman kelulusan nantinya.

”Sudah rampung kalau untuk ujian. sekarang kami lagi persiapan nilai untuk ijazah dan khusus siswa,” kata Wiwiek, Senin (4/5).

Wiwiek menjelaskan hasil kelulusan nanti berdasarkan pencapaian siswa selama menempuh pendidikan di sekolah. Meskipun tidak ada Ujian Nasional (UN), sekolah tetap menggunakan nilai lima semester terakhir sebagai penggantinya.

”Kelulusan berdasarkan penilaian sekolah. Kalau siswanya berprestasi selama menempuh pendidikan bisa jadi nilainya cukup memuaskan hingga akhir,” imbuhnya.

Ia mengaku masih menunggu informasi dari disdik terkait waktu pengumuman kelulusan. Menurutnya jadwal kelulusan kemungkinan sebelum penerimaan peserta didik baru (PPdB) tingkat SMA sederajat dibuka.

”Kemarin yang sMA diumumkan online juga. Sepertinya kami juga karena melihat kondisi saat ini. Namun, tetap menunggu dari disdik seperti apa nanti, karena jadwal kami juga belum tahu. PPDB SMA juga belum ada info kapan mau dibuka,” ungkapnya.

Ia berharap siswa yang lulus bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Meskipun tidak ada UN, diharapkan nilai siswa tetap bagus, sehingga bisa diterima di sekolah yang diinginkan.

”Tahun ini kan masih zonasi. Mudah-mudahan mereka bisa diterima di sekolah dekat rumah. Begitu juga yang prestasi, semua tengah disiapkan guru, walaupun jadwal kelulusan belum ada yang penting semua keperluan siswa diutamakan,” tambahnya.

Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, mengatakan, semua kegiatan proses belajar mengajar, ujian, dan lainnya digelar online. Hal ini dilakukan agar tidak ada kerumuman di sekolah.

Sesuai dengan edaran Kemendikbud terbaru, penentuan kelulusan berdasarkan nilai lima semester terakhir siswa, karena UN ditiadakan yang disebabkan pandemi Covid-19. Kelulusan akan ditentukan sekolah masing-masing. Ia berharap semua siswa mendapatkan hasil terbaik dan melanjutkan ke jenjang berikutnya. ”Pengumuman sepertinya online juga,” imbuhnya.(yui)