batampos.co.id – Kecelakaan kerja yang memakan korban jiwa kembali terjadi di Tanjunguncang. Nahas kali ini dialami empat pekerja PT National Industrial Gases
Indonesia yang berada di dalam kawasan Bintang Industri II, Tanjunguncang.
Tabung gas meledak mengakibatkan satu dari empat pekerja tersebut tewas setelah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah.
Tiga lainnya harus dirawat intensif sebab mengalami luka bakar yang cukup serius di sekujur tubuhnya.
Informasi yang didapat, kejadian nahas ini terjadi Selasa (5/5/2020) sekitar pukul 11.30 WIB. Korban yang meninggal dunia atas nama Frans Siregar yang disebut sebagai head safety di perusahaan tersebut.

Kasus ini tengah didalami jajaran Polsek Batuaji. Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.
Pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan sebab masih fokus menangani korban yang meninggal ataupun yang selamat.
”Untuk kronologis pastinya besok (Rabu, 6/5) ya. Ini masih sibuk sekali kami. Yang pastinya ada kejadian itu dan sedang kami tangani. Korban empat orang, satu meninggal
dan tiga lainnya dirawat. Karena ledakan gas,” ujarnya.
Menurutnya, perusahan tersebut merupakan perusahaan gas juga makanya masih simpang siur penyebab kecelakaan kerja di perusahaan tersebut ini.
”Orang perusahaan juga terlambat lapor. Kejadian sekitar pukul 11.30 WIB, laporan ke kami baru pukul 15.00 WIB tadi,” ungkap Dalimunthe.(eja)
