batampos.co.id – Polri mulai mendistribusikan bantuan Program Keselamatan bagi para sopir yang terdampak pandemi Covid-19. Sebanyak 26 ribu sopir tercatat telah mengikuti pelatihan sebagai syarat pencairan bantuan tersebut.
“Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp 15,6 miliar kepada 26 ribu pengemudi yang telah menjalani pelatihan,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Rabu (6/5).
Target Polda Metro Jaya sendiri di DKI Jakarta ada 40 ribu sopir yang akan menerima bantuan ini. Untuk 14 ribu sopir yang belum mendapat bantuan saat ini tengah menunggu jadwal pelatihan.
Sambodo menjelaskan, pelatihan kepada para sopir ini dilakukan secara online. Pendataan kepada para sopir sudah dilakukan di 51 titik di seluruh Jakarta.
Pelatihan ini terdiri dari 3 jenis yang diberikan selama 3 bulan berturut-turut. Pada bulan pertama pelatihan meliputi protokol kesehatan pandemi Covid-19, terutama terkait SOP saat melayani penumpang.
Bulan kedua yakni sopir diajarkan melayani penumpang warga negara asing (WNA). Dan di bulan terakhir terkait keselamatan berkendara. Setiap selesai menjalani pelatihan, maka sopir akan mendapat bantuan Rp 600 ribu.
“Sopir bisa mengambil secara tunai atau ditukarkan di toko-toko yang sudah bekerja sama sehingga bisa dibelikan sembako atau kebutuhan lainnya,” jelas Sambodo.
Sebelumnya, Program Keselamatan Tahun 2020 resmi diluncurkan polri. Program ini akam menyasar mitra lalu lintas yang terdampak Covid-19, seperti pengemudi bus, taxi, truk, angkot, ojek konvensional, andong, becak, kernet, bajaj atau bemo dan rental. Mereka akan menerima bantuan sosial yang dipadukan dengan pelatihan penanganan pencegahan Covid-19 serta pelatihan tertib berlalu lintas.
Peluncuran program ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Polri yang diwakili oleh Kakorlantas Irjen Pol Istiono bersama Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN BRI, Agus Noorsanto. Acara dilangsungkan di gedung NTMC Polri, Jakarta, Rabu (15/4).
“Ada 197.256 orang yang sudah terdata oleh kepolisian di seluruh Polda untuk mendapat bantuan Program Keselamatan. Nantinya ada bantuan yang kami berikan berupa uang sebesar 600 ribu perbulan selama tiga bulan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” ucap Istiono.(jpg)
