batampos.co.id – R, Warga Bengkong Atas, Kota Batam diamankan polisi dari Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang, Rabu (6/5/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

Pria 28 tahun itu diketahui mengunggah ujaran kebencian terhadap intitusi Polri di halaman sosial media Facebook.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Yunita Stevany, mengatakan, R melakukan
ujaran kebencian terhadap Polri di group Facebook.

Di halaman itu, R menyebutkan personel Satlantas Polresta Barelang melakukan pungutan liar (pungli).

Ilustrasi. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

“Di postingan itu, anggota sedang melakukan tugasnya mengatur arus lalu-lintas. Dan
yang bersangkutan menuding anggota melakukan pungli.” katanya.

Ia menjelaskan apa yang dilakukan R bisa menimbulkan keresahan terhadap di masyarakat. Termasuk membuat institusi Polri kurang mendapat kepercayaan di
kalangan masyarakat.

“Maka dari itu kita lakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan. Karena harus
mempertanggungjawabkan ucapan dan perbuatannya,” kata Yunita.

Dengan kejadian ini, Yunita mengimbau masyarakat Batam lebih bijak menggunakan
medsos. Ia meminta penggunaan medsos mengarahkan ke hal yang positif.

“Yang bersangkutan akan kita hukum dengan membantu petugas mengatur arus
lalu lintas di Simpang Kepri Mall,” katanya.

Sementara itu, R mengaku khilaf dengan unggahan dan ucapannya tersebut. Ia mengatakan akan mempertanggungjawabkan perbuatannya yang sudah merusak nama
baik Polri.

“Saya tidak ada maksud apa-apa. Karena khilaf,” ujarnya.(opi)