batampos.co.id – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana, mengatakan, di Provisni Kepri terdapat tujuh klaster penyebaran Covid-19.
Hal ini kata dia, berdasarkan hasil penelusuran tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kepri.
Dari tujuh klaster tersebut yang paling masif adalah klaster Dinas Pemberdayaan Perempuan Batam. Karena jumlah pasien positif Covid-19 mencapai 17 orang.
Kemudian klaster Kecamatan Bengkong, klaster Jemaah Tabligh asal India dan klaster KM Kelud.

“Sementara pasien Covid-19 yang dirawat di RS Galang tinggal empat orang setelah 25 orang lainnya dinyatakan sembuh. Mereka ditetapkan sebagai klaster KM Kelud. Semakin hari, banyak pasien Covid-19 yang sembuh. Ini merupakan kabar baik,” ujarnya.
Ditambahkannya, di Tanjungpinang juga hanya ada tiga klaster. Karena kasus positif yang dialami pejabat Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri adalah kasus tunggal dan tidak membentuk klaster baru.
Bahkan yang terpapar sudah dinyatakan sembuh. Ia berharap kondisi ini terus terjaga, sehingga kasus-kasus positif Covid-19 di Kepri terus membaik.
“Semoga menjelang Lebaran ini, makin banyak sembuh dan kasus positif tidak bertambah lagi. Maka dari itu, mari kita patuhi protokol kesehatan dan laksanakan anjuran pemerintah,” tutup Tjetjep.(jpg)
