batampos.co.id – Maskapai penerbangan Citilink hanya membawa satu penumpang dari Kota Batam menuju Jakarta pada Minggu (10/5/2020).

Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso, mengatakan, aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam sudah kembali normal.

Namun kata dia, sejumlah maskapai yang melayani hampir  semua rute masih sepi penumpang. Hal itu lanjutnya dikarenakan ketatnya persyaratan agar penumpang diperbolehkan terbang.

“Penumpang belum seramai saat penerbangan belum dihentikan,” ujarnya, Minggu (10/5/2020).

Hasil pantauan, maskapai Citilink yang berangkat kemarin hanya membawa satu penumpang dari Batam ke Jakarta.

Ilustrasi maskapai penerbangan Citilink.  Foto: Yusuf Hidayat/Batam Pos

“Nah, untungnya Garuda dapat carteran, penerbangan pukul 11.00 WIB membawa 74 penumpang. Lalu, penerbangan keduanya pukul 11.45 WIB membawa 30-an penumpang,”
ujarnya.

Selain Citilink dan Garuda, Suwarso mengaku maskapai yang terbang juga dari Lion Air Group, yakni Batik Air.

“Batik berangkat sore meski penumpang juga tak begitu banyak,” ujarnya.

Suwarso mengakui, seharusnya Lion Air Group melayani penerbangan ke lima rute. Namun, karena sepinya penumpang, sehingga hanya Batik Air yang beroperasi.

Lebih lanjut, Suwarso mengungkapkan, Senin (11/5/2020),  Garuda akan terbang ke Jakarta satu penerbangan, Lion Group (Wings ke Natuna, Batik ke Jakarta).

Kemudian Citilink yang tadinya lima rute, hanya akan menerbangi dua rute saja, yakni ke Cengkareng, Surabaya. Penerbangan ke Padang, Pekanbaru, dan Padang dibatalkan.

Walaupun sudah dikeluarkan izin khusus penerbangan, jumlah penumpang tidak melonjak tajam. Hal ini disebabkan ketatnya persyaratan terhadap penumpang yang diperbolehkan terbang.

Antara lain, wajib melengkapi syarat khusus sesuai surat edaran dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 nomor 4 tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Melalui rilis yang dikirim Lion Air Group ke Batam Pos, penerbangan tersebut mengacu ke syarat khusus dari surat edaran BNPB.

Dalam rilis tersebut juga meminta penumpang datang lebih awal
ke terminal keberangkatan, yakni 4 jam sebelum keberangkatan.

Selain itu, penumpang juga menunjukkan dokumen atau berkas kelengkapan, meliputi tiket, identitas diri, surat keterangan bebas Covid-19 atau surat keterangan sehat, surat keterangan perjalanan dan dokumen lain yang harus dipenuhi, sesuai Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020.

Calon penumpang juga wajib mengenakan masker sebelum penerbangan, saat di dalam pesawat, hingga mendarat dan keluar dari bandar udara.

Penumpang juga diminta untuk mencuci tangan atau menggunakan cairan pembersih kuman pada tangan (hand sanitizer).

Selain itu, juga diminta mengikuti aturan jarak aman (physical distancing) sebagaimana diberlakukan dan menjaga kebersihan  selama berada di dalam pesawat.(ska)