Minggu, 19 April 2026

Ini Riwayat Perjalanan Kakak Beradik di Batam yang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Berita Terkait

batampos.co.id – Tiga warga Kota Batam yang merupakan kakak beradik dinyatakan positif Covid-19.

Mereka ialah, seorang anak remaja laki–laki berinisial “RA” berusia 14 Tahun.

Pelajar tersebut diketahui beralamat di kawasan perumahan Bengkong Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong Kota Batam dan ditetapkan sebagai kasus baru Covid-19 Nomor 40 Kota Batam.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, menjelaskan remaja tersebut tinggal bersama seorang kakak laki-laki dan kakak perempuan beserta dengan adiknya setelah ayahnya meninggal dunia dan ibunya bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Malaysia.

“Selama ini keperluan hidup sehari-hari keluarga ini dan bahkan untuk bekal jajan sekolah yang bersangkutan banyak dibantu oleh tetangganya yaitu keluarga Almarhum bapak ”DD” yang merupakan kasus Covid-19 Nomor 35,” jelasnya, Senin (11/5/2020).

Ia menjelaskan, sehubungan dengan adanya kasus nomor 35 tersebut yang bersangkutan bersama dengan kakak-kakak dan adiknya pada 2 Mei 2020 telah dilakukan RDT dengan hasil “Non Reaktif”.

Selanjutnya diedukasi untuk melakukan karantina mandiri. Kemudian pada 8 Mei 2020 terhadap yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan di RS Awal Bros Batam.

“Hasilnya baru diterima pada hari ini dan dinyatakan Terkonfirmasi “Positif,” paparnya.

Kemudian lanjutnya adalah laki–laki berinisial “Tn.RA” berusia 20 Tahun. Pria tersebut lanjutnya berstatus mahasiswa dan merupakan kakak tertua dari kasus Nomor 40 dan sehari-harinya bekerja sambil kuliah serta mengurus adik-adiknya setelah ayahnya meninggal dunia dan ibunya bekerja sebagai TKW di Malaysia.

Petugas Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam sedang memeriksa sampel swab suspect corona, pekan lalu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

“Yang bersangkutan merupakan tetangga dari kasus Covid-19 Nomor “35” dimana keperluan hidupnya banyak dibantu oleh almarhum beserta keluarganya,” jelasnya.

Pasien kasus 41 ini bersama adik-adiknya juga telah dilakukan RDT pada 2 Mei 2020 oleh Tim penanganan Covid-19 Puskesmas Sei Panas dengan hasil “Non Reaktif” dan selanjutnya diedukasi untuk melakukan karantina mandiri.

Kemudian pada 8 Mei 2020 terhadap yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan di RS Awal Bros Batam.

“Hasilnya baru diterima hari ini dan dinyatakan Terkonfirmasi “Positif,” tuturnya.

Kasus terakhir adalah nomor 42 yang merupakan seorang perempuan berinisial WC berrusia 18 Tahun.

Yang bersangkutan merupakan tetangga dari kasus Covid-19 Nomor.“35” dimana keperluan hidupnya juga banyak dibantu oleh almarhum beserta keluarganya.

Sehubungan dengan adanya kasus Nomor 35 tersebut yang bersangkutan bersama dengan kakak dan adik-adiknya telah dilakukan RDT pada tanggal 2 Mei 2020 oleh Tim penanganan Covid-19 dengan hasil “Non Reaktif” dan selanjutnya diedukasi untuk melakukan karantina mandiri.

“Yang bersangkutan pada tanggal 8 Mei 2020 dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan di RS Awal Bros Batam. Hasilnya diterima hari ini dan dinyatakan Terkonfirmasi “Positif,” jelasnya.

Sementara itu adik bungsu mereka berusia 7 Tahun 8 bulan bersama dengan kakak-kakaknya yang lain juga ikut melakukan RDT dengan hasil “Non Reaktif” yang kemudian diikuti dengan pengambilam swab tenggorokan yang hasilnya dinyatakan “Terkonfirmasi Negatif”.

“Sejauh ini kondisi yang bersangkutan semua cukup stabil dan tidak pernah merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti,” paparnya.

Saat ini kata dia, sedang dilakukan proses persiapan perawatan isolasi untuk penanganan kesehatan lebih lanjut di rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah Kota Batam.

“Sedangkan untuk adik bungsunya dilakukan isolasi terpusat di Rusun Tanjunguncang Kota Batam,” jelasnya.

Wali Kota Batam itu mengatakan, dengan semakin berkembangnya penyebaran kasus nomor 35 tersebut, tim survelans dan epidemiologi terus bergerak melakukan proses contact tracing dan penyelidikan epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap semua orang yang ditenggarai berkontak terhadap kasus-kasus terkonfirmasi tersebut.

“Kami imbau kembali kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk kemaslahan
bersama agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” tuturnya.

Kemudian lanjutnya, masyarakat tetap dirumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(esa)

Update