batampos.co.id – Bupati Lingga Alias Wello memberikan intruksi kepada Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk memberikan reward atau penghargaan kepada petani yang giat dan rajin dalam melakukan kegiatan tangan padi tahap kedua pada tahun ini.

Pemerintah juga akan menyiapkan seluruh kebutuhan petani di tengah pembatasan sosial antisipasi penyebaran Covid-19.

”Semua kebutuhannya dibantu fasilitasi. Bagi petani yang produktivitasnya tinggi, berikan mereka reward yang kesulitan pembiayaan, dorong mereka menggunakan fasilitas KUR pertanian,” kata orang nomor satu di Bunda Tanah Melayu ini.

Pria yang akrab disapa Awe ini menjelaskan, sedikitnya ada empat desa di Lingga yang sudah melaporkan percepatan
penanaman padi.

Bupati Lingga Alias Wello bersama petani saat panen, belum lama ini. Foto Humas Pemkab Lingga untuk Batam Pos

Yakni Desa Sungai Besar, Desa Bukit Langkap, Desa Kerandin, dan Desa Lanjut.

Bahkan dari informasi yang diterima Alias Wello, petani di Desa Sungai Besar telah melakukan penanaman padi dan padinya telah berusia hingga tiga minggu.

Begitu juga dengan desa lainnya melakukan hal yang sama. Untuk itu, Alias Wello meminta penyuluh pertanian yang ada
untuk terus monitor kebutuhan sarana produksi petani.

Tindakan percepatan penanaman tahap dua ini juga sejalan dengan anjuran dari Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo, agar petani lebih cepat melakukan penanaman.

Dikarenakan, sesuai dengan prakiraan kondisi iklim dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Kepulauan Riau diperediksi akan mengalami musim kemarau lebih kering dari normalnya.

”Sesuai arahan pak Menteri, kita percepat penanaman. Selain untuk menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat, juga sebagai antisipasi masuknya musim kemarau,” ujarnya.

Kegigihan yang ditunjukkan petani menjadi perhatian Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Suwandi.

Menurutnya, petani di Kabupaten Lingga walau baru mengenal pertanian sawah empat tahun, namun sudah menunjukkan kemajuan yang luar biasa.

”Bila ada kendala dalam penyediaan benih, Alsintan, dan lainnya segera laporkan ke kami. Termasuk KUR, tolong didorong di daerah agar petani dapat terjangkau fasilitas pembiayaan melalui KUR pertanian,” kata Suwandi.(wsa)