batampos.co.id – M Zainal bocah lima tahun yang sempat dinyatakan hilang karena terseret arus air di sungai Marina ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (11/5/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.
Bocah ini hilang pada Minggu (10/5) sore sekitar pukul 18.00 WIB. Informasi yang didapat, korban menghilang saat orangtuanya sedang sibuk melayani pembeli yang berbelanja di lapak kios kaki lima mereka.
Korban diduga main ke sungai yang berada tak jauh dari lapak dagangan orangtuanya. ”Sebelum kejadian dia minta makan, ibunya buatkan makan dia, saya lagi layani pembeli, selesai itu dia tak nampak lagi,” ujar Zaidun, ayah korban.
Orangtua korban dan saksi mata dari pemancing sekitar lokasi kejadian yakin jika korban terseret arus, sehingga menghubungi pihak kelurahan dan kepolisian setempat.

”Katanya ada pemancing yang nengok cuman tak ditegur atau panggil kami (saat korban mendekati sungai),” kata Zaidun lagi.
Lurah Tanjungriau, Agus Sofyan yang turut melakukan pencarian membenarkan adanya kejadian itu. Malam itu juga dia menghubungi pihak kepolisian dan tim SAR untuk melakukan pencarian.
”Kemungkinan terseret arus air, tapi sudah ditangani pihak kepolisian dan SAR,” ujar Agus.
Kapolsek Sekupang AKP Yudi saat dikonfirmasi mengaku tim gabungan SAR Batam, Polair Polda Kepri, SAR Pemadam Kebakaran, Kecamatan dan Polsek Sekupang masih terus melakukan pencarian bocah.
“Setelah kita mendapatkan laporan malam, tim langsung turun dan melakukan pencarian. Tadi sore sudah ketemu namun sudah meninggal dunia,” ujar Yudi.
Untuk kepentingan penyelidikan jenazah korban dibawa ke RSBP Batam untuk ditindak lanjuti.(eja)
