batampos.co.id – Bandara Internasional Hang Nadim hanya melayani sebanyak 105 orang penumpang dalam sehari, Senin (11/5/2020).
Ada tiga maskapai yang datang dan berangkat di Hang Nadim yakni Citilink, Garuda dan Susi Air. Dibandingkan sebelum pelarangan penerbangan, jumlah ini cukup miris.
Sebelum larangan penerbangan, penumpang yang memadati Hang Nadim di kisaran 4 ribuan orang yang datang dan berangkat.
Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso, mengaku apabila merujuk jadwal, seharusnya ada sembilan penerbangan.
”Tapi yang berangkat hanya empat flight,” katanya, Senin (11/5/2020).
Empat penerbangan tersebut dilayani maskapai Garuda yang datang dari Jakarta membawa 33 orang penumpang.

Lalu berangkat lagi dari Batam membawa sebanyak 49 penumpang. Maskapai Citilink dari Jakarta ke Batam membawa sembilan penumpang, dari Batam ke Jakarta membawa tujuh penumpang.
Lalu rute dari Surabaya ke Batam mengangkut tiga penumpang, sebaliknya dari Batam ke Surabaya membawa empat penumpang. Susi Air juga telah beroperasi kembali, dari Dabo ke Batam membawa satu penumpang.
”Dari Batam ke Dabo nihil,” ungkap Suwarso.
Ia mengatakan, Citilink rencananya Senin (11/5/2020) akan menjalani lima penerbangan. Namun, tiga penerbangan ke Palembang, Padang dan Pekanbaru dibatalkan.
Sementara itu, Lion Air Grup juga direncanakan akan melayani penerbangan ke Jakarta dan Natuna. Namun, penerbangan ini juga batal.
”Mungkin karena tidak adanya penumpang,” ujarnya.
Suwarso mengaku penumpang-penumpang yang diberangkatkan tersebut telah memenuhi kriteria dan syarat yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Salah satunya yakni pejabat negeri atau swasta yang bertujuan untuk bekerja bukan mudik, dengan melampirkan dokumen penugasan, surat bebas Covid-19 atau kesehatan.(ska)
