Jumat, 24 April 2026

Harusnya Harga Premium Turun

Berita Terkait

batampos.co.id – Wakil Ketua MPR Syariefuddin Hasan mengatakan, pemerintah seharusnya bisa menurunkan harga BBM Premium. Sekaligus bisa memberikan hibah bukan lagi sejenis pinjaman kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Pertamina seharusnya memberikan bantuan hibah bukan pinjaman Rp 100 miliar kepada pelaku UMKM,” kata Syarief Hasan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (11/5).

Pernyataan Syarief ini menanggapi rencana Pertamina menyiapkan Rp 100 miliar untuk pinjaman kepada UMKM. Menurut Syarief Hasan, harga penjualan BBM Premium dari Pertamina saat ini Rp 6.450/liter, sedangkan estimasi kalkulasi harga keekonomiannya adalah Rp 6.000/liter.
“Komite Penghapusan Bensin Bertimbal juga sudah menyampaikan pandangan bahwa harga jual BBM Premium di Indonesia saat ini terlalu mahal bila dibandingkan dengan negaranegara lain,” katanya.

Dari harga BBM Premium saat ini Pertamina sudah mendapatkan keuntungan Rp 450/liter. Bila dikalikan dengan 1 juta barrel per hari maka keuntungan Pertamina sebesar Rp 71,5 miliar per hari atau Rp 2,1 triliun per bulan.

Selain keuntungan dari harga BBM Premium, Syarief mengungkapkan, Pertamina mendapatkan keuntungan dari cost saving harga minyak dunia. Harga minyak dunia saat ini turun USD 35 sementara harga ICP USD 63/barrel. Total cost saving Pertamina Rp 13,1 triliun per bulan.(jpg)

Update