batampos.co.id – Berdasarkan hasil pemeriksaan swab oleh tim analis Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam, dua warga Kota Batam kembali dinyatakan positif Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, warga Batam yang dinyatakan positif Covid-19 adalah SR berusia 57 tahun.

“Dia karyawan perusahaan swasta di Batuampar dan beralamat di kawasan perumahan Bengkong Kelurahan Bengkong Indah Kecamatan Bengkong Kota Batam dan ini merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 43,” jelasnya, Selasa (12/5/2020).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) anaknya selaku ASN pada Instansi Vertikal Provinsi Kepulauan Riau di Kawasan Batam Centre pada tanggal 23 April 2020 yang dinyatakan reaktif dan dilakukan isolasi di RSKI Covid-19 Galang.

“Yang bersangkutan berjumpa dengan anaknya tersebut pada saat menitipkan cucunya menjelang masuk karantina di RSKI Covid-19 Galang,” jelasnya.

Ia melanjutkan, kemudian pada 1 Mei 2020 dilakukan pemeriksaan RDT kepada yang bersangkutan di Puskesmas Sei panas dengan hasil dinyatakan non reaktif”.

Seminggu kemudian kata dia, setelah itu yang bersangkutan kembali melakukan pemeriksaan RDT yang hasilnya dinyatakan reaktif.

Petugas Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam sedang memeriksa sampel swab suspect corona, pekan lalu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

“Menindaklanjuti hasil tersebut, pada tanggal 8 Mei 2020 di RS Awal Bros Batam, maka kepada yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya baru diterima pada hari ini dan dinyatakan terkonfirmasi Positif,” jelasnya.

Sementara anak yang bersangkutan kata dia, telah selesai menjalani karantina di RSKI Covid-19 Galang sehubungan dengan hasil pemeriksaan swab yang dilakukannya sebanyak dua kali dan dinyatakan terkonfirmasi “negatif”.

“Namun tim medis tetap menjadwalkan kembali pemeriksaan swab berikutnya,” paparnya.

Warga Batam lainnya yang dinyatakan positif adalah seorang perempuan berinisial AM, berusia 59 Tahun.

“Ibu Rumah Tangga alamatnya di kawasan perumahan Bengkong Kelurahan Sadai dan merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 44,” jelasnya.

Kata dia, yang bersangkutan bersama seorang cucunya pada 7 Mei 2020 melakukan RDT di di salah satu madjis dengan hasil reaktif.

RDT dilakukan karena menantu yang bersangkutan dinyatakan reaktif saat dilakukan RDT pada 6 Mei 2020.

“Menantunya memiliki kontak dengan Kasus Nomor 35 dan saat ini sedang dalam karantina di Rusun Tanjung Uncang,” jelasnya.

Kemudian lanjutnya, pada 8 Mei 2020 bertempat di RS Awal Bros Batam yang bersangkutan bersama cucu dan menantunya melakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya baru diterima pada hari ini dan dinyatakan terkonfirmasi positif.

“Sedangkan hasil pemeriksaan swab cucu dan menantunya terkonfirmasi negatif,” jelasnya.

Sejauh ini lanjutnya, kondisi yang bersangkutan cukup stabil dan tidak pernah merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti.

Kepada yang bersnagkutan saat ini sedang dilakukan proses persiapan untuk melakukan perawatan isolasi guna penanganan kesehatan lebih lanjut di rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah Kota Batam.

“Sehubungan dengan kasus terbaru dan kasus sebelumnya yang semakin berkembang, maka saat ini tim surveilans dan Epidemiologi masih terus bergerak melakukan proses contact tracing dan penyelidikan epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap semua orang yang ditenggarai berkontak terhadap kasus–kasus terkonfirmasi tersebut di atas,” jelasnya.

Wali Kota Batam itu juga meminta agar seluruh masyarakat Kota Batam untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah, menjaga jarak dan senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Serta masyarakat diminta untuk tetap dirumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(esa)